ANALISIS PROSES CHEMICAL CLEANING DAN MULTIPLE REPAIR PADA ALUMINIUM ALLOY 5052 TERHADAP POROSITAS, SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO

RABBANIE, RIZKI ZAKIA (2026) ANALISIS PROSES CHEMICAL CLEANING DAN MULTIPLE REPAIR PADA ALUMINIUM ALLOY 5052 TERHADAP POROSITAS, SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO. Diploma thesis, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

[img] Text
0722040031 - Rizki Zakia Rabbanie - Analisis Proses _i_Chemical Cleaning__i_ dan _i_Multiple Repair__i_ pada _i_Aluminium Alloy 5052__i_ terhadap Porositas, Sifat Mekanik, dan Struktur Mikro.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Aluminium Alloy 5052 banyak digunakan pada industri maritim karena memiliki ketahanan korosi dan kemampuan las yang baik. Namun, multiple repair welding pada aluminium berpotensi meningkatkan porositas, mengubah struktur mikro, serta menurunkan sifat mekanik sambungan las. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh surface preparation dan jumlah repair welding terhadap porositas, kekuatan tarik, kekerasan dan struktur mikro pada sambungan las Aluminium Alloy 5052. Pengelasan dilakukan menggunakan proses GMAW dengan filler ER5356. Variasi surface preparation meliputi tanpa pembersihan (NC), alkohol 90% (AL), dan kombinasi alkohol 90% + NaOH 5% (AN), masing- masing mengalami satu dan dua kali repair welding. Evaluasi hasil radiografi menunjukkan seluruh spesimen berkategori reject berdasarkan AWS D1.2 akibat porositas. Akan tetapi analisis menggunakan ImageJ menunjukkan bahwa chemical cleaning menurunkan persentase porositas dari 4,700% (NC2) menjadi 1,672% (AN1). Pada hasil uji tarik menunjukkan spesimen AN1 memiliki nilai tertinggi sebesar 158,38 MPa, sedangkan NC2 memiliki nilai terendah 75,32 MPa. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan bahwa jumlah repair welding memberikan pengaruh terhadap nilai kekerasan. Nilai kekerasan tertinggi ada pada spesimen AN1 dengan repair satu kali dengan besar 65,44 HV, sedangkan nilai terendah diperoleh spesimen NC2 dengan repair dua kali sebesar 58,69 HV pada weld metal. Pengamatan struktur mikro menunjukkan repair welding dua kali menyebabkan pembesaran butir (grain coarsening) terutama pada daerah HAZ akibat siklus termal berulang selama proses pengelasan. sedangkan pada repair satu kali menghasilkan distribusi fasa Mg₂Si dan Al₆(Fe,Mn) yang lebih halus dan lebih merata. Secara keseluruhan, kombinasi surface preparation menggunakan alkohol 90% dan NaOH 5% dengan satu kali repair welding (AN1) memberikan kualitas sambungan las terbaik karena menghasilkan porositas paling rendah, kekuatan tarik dan nilai kekerasan tertinggi, serta distribusi mikrostruktur yang lebih baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Aluminium Alloy 5052, GMAW, Surface preparation, Multiple Repair, Porositas
Subjects: TL - Teknik Pengelasan > Pengelasan (Welding)
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > D4 Teknik Pengelasan
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 28 Sep 2026 01:25
Last Modified: 28 Sep 2026 01:25
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/8398

Actions (login required)

View Item View Item