Winanta, Inggrit Davira Kaysa (2026) ANALISIS TINGKAT RISIKO ERGONOMI DENGAN KELUHAN GANGGUAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) DAN PENERAPAN 5S PADA PERUSAHAAN AIR MINUM. Diploma thesis, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.
|
Text
0522040040 - Inggrit Davira Kaysa Winanta - Analisis Tingkat Risiko Ergonomi dengan Keluhan Gangguan _i_Musculoskeletal Disorder__i_ (MSDs) dan Penerapan 5S pada Perusahaan Air Minum.pdf Download (2MB) |
Abstract
Gangguan musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan salah satu permasalahan ergonomi utama di lingkungan kerja berbasis komputer, termasuk pada karyawan Departemen Pemakaian Air pada perusahaan air minum yang bekerja menggunakan komputer selama ±8 jam per hari dan belum menerapkan konsep 5S. Survei Gangguan Otot Rangka (GOTRAK) terhadap 31 karyawan menunjukkan 28 orang (90%) mengalami keluhan MSDs, terutama pada leher, Punggung atas, Punggung bawah, serta bahu dan lengan kanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko postur kerja menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA), menyusun rekomendasi perbaikan stasiun kerja berbasis antropometri Indonesia, serta mengevaluasi penurunan risiko ergonomi setelah perbaikan. Penilaian dilakukan terhadap empat responden terpilih secara purposive, dilengkapi checklist 5S untuk menilai kondisi penataan area kerja. Hasil penelitian menunjukkan skor ROSA awal berada pada rentang 6–8 (kategori berisiko) akibat kursi yang tidak adjustable, sandaran lengan rendah dan keras, sandaran Punggung tidak dapat disesuaikan, serta monitor menyilaukan tanpa document holder. Checklist 5S memperoleh skor 50 dari 125 (40%, kategori cukup) dengan kelemahan pada aspek Seiri, Seiton, Seiso, Shitsuke, dan Seiketsu Rekomendasi perbaikan meliputi redesain meja dan kursi kerja berdasarkan data antropometri Indonesia, penyusunan SOP 5S, serta redesain layout ruangan sesuai Permenkes No. 48 Tahun 2016. Setelah simulasi perbaikan menggunakan software 3D, penilaian ulang ROSA menunjukkan penurunan skor akhir dari rentang 6–8 menjadi 3, sehingga kondisi kerja berubah dari kategori berisiko menjadi aman. Hasil ini membuktikan bahwa kombinasi rekayasa teknik dan penerapan 5S efektif menurunkan risiko ergonomi serta meningkatkan keteraturan dan keselamatan lingkungan kerja di Departemen Pemakaian Air
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antropometri, Ergonomi, GOTRAK, Musculoskeletal disorders, ROSA |
| Subjects: | K3 - Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja > Identifikasi Bahaya dan Manajemen Risiko (Hazard Identification and Risk Management) |
| Divisions: | Jurusan Teknik Permesinan Kapal > D4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan kerja |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@ppns.ac.id |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 07:03 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 07:03 |
| URI: | http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/8127 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
