ANALISIS PENGARUH POSTUR KERJA, STRES KERJA, BEBAN KERJA MENTAL, KUALITAS TIDUR, DAN FAKTOR INDIVIDU TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM (IPAM)

Zahra, Nadira Alifia (2026) ANALISIS PENGARUH POSTUR KERJA, STRES KERJA, BEBAN KERJA MENTAL, KUALITAS TIDUR, DAN FAKTOR INDIVIDU TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM (IPAM). Diploma thesis, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

[img] Text
0522040088 - Nadira Alifia Zahra - Analisis Pengaruh Postur Kerja, Stres Kerja, Beban Kerja Mental, Kualitas Tidur, dan Faktor Individu terhadap Kelelahan Kerja pada Pekerja Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kelelahan kerja dapat menurunkan kinerja serta meningkatkan risiko kesalahan dan kecelakaan kerja. Pekerja laboratorium dan administrasi di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) memiliki karakteristik pekerjaan berupa aktivitas statis, pekerjaan berulang, tuntutan mental, dan tekanan kerja yang berpotensi menimbulkan kelelahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh postur kerja, stres kerja, beban kerja mental, kualitas tidur, dan faktor individu terhadap kelelahan kerja pada pekerja laboratorium dan administrasi di PERUMDA Air Minum. Penelitian menggunakan total sampling dengan 45 responden. Postur kerja diukur menggunakan REBA, stres kerja menggunakan PSS-10, beban kerja mental menggunakan NASA-TLX, kualitas tidur menggunakan PSQI, dan kelelahan kerja diukur menggunakan kuesioner kelelahan kerja. Data dianalisis menggunakan regresi logistik ordinal. Hasil uji serentak menunjukkan bahwa model regresi logistik ordinal signifikan (p<.001), yang mengindikasikan bahwa variabel independen secara bersama-sama berpengaruh terhadap kelelahan kerja. Hasil uji parsialmenunjukkan bahwa postur kerja (p=.002), stres kerja (p=.021), beban kerja mental (p<.001), kualitas tidur (p=.003), dan usia (p=.016) berpengaruh signifikan terhadap kelelahan kerja. Sebaliknya, indeks massa tubuh (p=.187) dan masa kerja (p=.078) tidak berpengaruh signifikan. Rekomendasi meliputi penyesuaian stasiun kerja, safety talk dan safety campaign, penerapan microbreak dan stretching, pre- work laboratory briefing, serta implementasi Employee Assistance Program (EAP). Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi kelelahan kerja dan meningkatkan produktivitas pekerja

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: kelelahan kerja, postur kerja, regresi logistik ordinal, beban kerja, stres kerja
Subjects: K3 - Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja > Keselamatan dan Kesehatan Kerja Industri (Industrial Safety and Health)
Divisions: Jurusan Teknik Permesinan Kapal > D4 Teknik Keselamatan dan Kesehatan kerja
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 02 Sep 2026 04:40
Last Modified: 02 Sep 2026 04:40
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/7847

Actions (login required)

View Item View Item