Analisa Variasi Ketebalan Material dan Interpass Temperature pada Temper Bead Welding terhadap Nilai Impact dan Struktur Mikro dengan Proses Las SMAW

Pangarso, Edo Dwi (2016) Analisa Variasi Ketebalan Material dan Interpass Temperature pada Temper Bead Welding terhadap Nilai Impact dan Struktur Mikro dengan Proses Las SMAW. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pengelasan dengan menggunakan teknik temper bead sudah banyak berkembang. Pada perkembangannya dengan menggunakan teknik pengelasan temper bead, proses perlakuan panas setelah pengelasan yaitu PWHT tidak harus digunakan lagi. Dalam pengelasan acuan atau standart sangat penting,contoh nya AWS D1.1 yang salah satu contoh di dalamnya mengatur tentang minimum interpass temperature dimana semakin tebal material memiliki interpass temperature yang tinggi. Dalam penilitian ini akan melihat besarnya nilai impact dan struktur mikro yang terjadi pada pengelasan dengan material tebal 40mm interpass 50ºC, material tebal 40mm interpass 100ºC, material tebal 25mm interpass 100ºC, material tebal 25mm interpass 50ºC. Material yang digunakan adalah SA 36 dengan proses pengelasan SMAW. Pada penelitian ini digunakan teknik temper bead guna lebih memaksimalkan hasil pengelasan saat dilakukan pengujian. Pengujian yang dilakukan yaitu uji impact pada fusion line dan HAZ dan uji mikro dimana uji ini bisa melihat nilai impact dari pengelasan dengan menggunakan temper bead dan penambahan interpass temperature. Hasil nilai impact dari pengujian ini nilai impact terendah pada weld metal temperatur normal(25ºC) yaitu 1,54 J/mm² pada material tebal 25mm interpass 100ºC sedangkan tetinggi pada material tebal 40mm dengan interpass 50ºC dengan 1,68 J/mm²,pada daerah fusion line nilai terendah yaitu 1,56 J/mm² pada material tebal 25mm interpass 100ºC sedangkan tetinggi pada material tebal 40mm dengan interpass 100ºC dengan 1,77 J/mm². Untuk nilai terendah pada temperatur rendah (-20ºC) yaitu 1,13 J/mm² pada material tebal 25mm interpass 100ºC sedangkan tetinggi pada material tebal 40mm dengan interpass 50ºC dengan 1,26 J/mm² sedangkan pada daeah fusion line nilai terendah yaitu 0,83J /mm² juga pada material tebal 25mm interpass 100ºC, sedangkan nilai tertinggi pada material tebal 40mm dengan interpass 100ºC dengan 1,02 J/mm². Hasil dari impact tersebut juga berbanding lurus dengan struktur mikro dari spesimen, untuk struktur mikro yang paling bagus pada material tebal 40mm dengan interpass 100ºC sedangkan struktur mikro yang kurang bagus pada material tebal 25mm dengan interpass 100ºC. Kata kunci : temper bead, interpass temperature, pengelasan SMAW, impact test, mikro test. ABSTRACT Welding using bead tempering technique already widely grown . In development by using temper bead welding techniques , heat treatment process after welding is PWHT should not be used anymore . In welding standard is very important , the example of AWS D1.1 is one example in which regulates the minimum interpass temperature where the thicker the material has a high interpass temperature. In this research will look at the value of impact and microstructure that occurs in the welded 40mm thick material interpass 50ºC, 40mm thick material interpass 100ºC , 25mm thick material interpass 100ºC, 25mm thick material interpass 50ºC . The material used is SA 36 with SMAW welding process . In this experiment, tempering bead technique in order to maximize the welding results when tested . Tests were done of the impact test and the fusion line and HAZ micro test where the test is able to see the impact of using a welding bead tempering and the addition of interpass temperature. The results of the impact of this test the value of the lowest impact on the weld metal normal temperature (25ºC) is 1.54 J / mm² at 25mm thick material interpass 100ºC while the centipede on 40mm thick material with interpass 50ºC by 1.68 J / mm², the fusion line area is the lowest value of 1.56 J / mm² at 25mm thick material interpass 100ºC while the centipede on 40mm thick material with interpass 100ºC with a 1.77 J / mm². For the lowest value at low temperatures (-20ºC) is 1.13 J / mm² at 25mm thick material interpass 100ºC while the centipede on 40mm thick material with interpass 50ºC by 1.26 J / mm² while the fusion line elapsed areas in its low point 0,83J / mm² also on 25mm thick material interpass 100ºC, while the highest value on 40mm thick material with interpass 100ºC with 1.02 J / mm². The results of the impact is also directly proportional to the microstructure of specimens, for the microstructure of the most good at 40mm thick material with interpass 100ºC while the microstructure that is less good at 25mm thick material with interpass 100ºC. Keyword : temper bead, interpass temperature, SMAW process, impact test, mikro tes

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > D4 Teknik Pengelasan
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 17 Sep 2018 01:40
Last Modified: 17 Sep 2018 01:40
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/784

Actions (login required)

View Item View Item