PEMANFAATAN KITOSAN CANGKANG UDANG DENGAN MODIFIKASI CROSSLINKER SALISILALDEHID DAN PENAMBAHAN ANTIMIKROBA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOPLASTIK

Mubarok, Dhiya Ulhaq (2026) PEMANFAATAN KITOSAN CANGKANG UDANG DENGAN MODIFIKASI CROSSLINKER SALISILALDEHID DAN PENAMBAHAN ANTIMIKROBA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOPLASTIK. Diploma thesis, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

[img] Text
1022040040 - Dhiya Ulhaq Mubarok - Pemanfaatan Kitosan Cangkang Udang dengan Modifikasi _i_Crosslinker__i_ Salisilaldehid dan Penambahan Antimikroba sebagai Bahan Baku Pembuatan Bioplastik.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia menghasilkan limbah cangkang udang dalam jumlah besar yang kaya kitin, berpotensi diolah menjadi kitosan sebagai bahan dasar bioplastik biodegradable. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi salisilaldehid (2,5; 3,3; 4,1 mL) sebagai crosslinker dan TiO₂ (0; 0,1; 0,2; 0,3 g) sebagai nanofiller terhadap sifat mekanik, ketahanan air, biodegradabilitas, karakteristik struktural, dan aktivitas antimikroba bioplastik kitosan dengan gliserol sebagai plasticizer. Evaluasi dilakukan melalui uji kuat tarik, elongasi, swelling, water resistance, degradasi soil burial test, aktivitas antimikroba, serta karakterisasi FTIR, SEM, dan XRD. Formulasi optimal dicapai pada salisilaldehid 4,1 mL dan TiO₂ 0,3 g, dengan kuat tarik 2,04 MPa, elongasi 260%, swelling terendah (124,23%), dan water resistance tertinggi (44,60%), meskipun kuat tarik tersebut belum memenuhi standar JIS Z 1707 (1997) sebesar 3,92 MPa. Seluruh sampel terurai sempurna sebelum hari ke-9, menunjukkan sifat biodegradable sesuai SNI 7188.7:2022. FTIR membuktikan terbentuknya ikatan Schiff base (C=N) dan keberhasilan inkorporasi TiO₂, SEM memperlihatkan morfologi matriks yang semakin padat, dan XRD mengonfirmasi fase anatase TiO₂ dengan indeks kristalinitas 57,14%. Pengujian antimikroba terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus tidak menghasilkan zona hambat yang valid karena bioplastik melunak dan terdeformasi pada media agar. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan variasi salisilaldehid dan TiO₂ tidak berpengaruh signifikan terhadap seluruh parameter uji (Asymp. Sig. = 0,443 > 0,05).

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Bioplastik, Kitosan Cangkang Udang, Salisilaldehid, TiO₂.
Subjects: PL - Teknik Pengolahan Limbah > Analisa limbah gas dan partikulat
Divisions: Jurusan Teknik Permesinan Kapal > D4 Teknik Pengolahan Limbah
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 02 Sep 2026 03:12
Last Modified: 02 Sep 2026 03:12
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/7835

Actions (login required)

View Item View Item