ANALISA VARIASI HOLDING TIME SOLUTION TREATMENT PADA HASIL PENGELASAN AUSTENITIC STAINLESS STEEL SA 240 TYPE 304 TERHADAP KOROSI INTERGRANULAR

Fahmi, Ahmad (2016) ANALISA VARIASI HOLDING TIME SOLUTION TREATMENT PADA HASIL PENGELASAN AUSTENITIC STAINLESS STEEL SA 240 TYPE 304 TERHADAP KOROSI INTERGRANULAR. Diploma thesis, POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pada proses fabrikasi salah satu material yang sering digunakan adalah stainless steel karena keunggulannya terhadap ketahanan korosi. Namun sering kali terjadi masalah yang terjadi karena proses pengelasan stainless steel adalah terjadinya presipitasi karbida yang terjadi pada temperatur 425 o C sampai 815 o C yang disebut temperatur sensitisasi yang menyebabkan penurunan ketahanan korosi dari austenitic stainless steel. Pada penelitian ini pengelasan menggunakan material plat austenitic stainless steel 240 type 304 tebal 6 mm dan menggunakan proses las SMAW dengan posisi 1G. Selanjutnya dilakukan proses perlakukan pasca pengelasan solution treatment suhu 1040 o C dengan variasi holdinig time 10 menit, 30 menit, dan 60 menit lalu dilakukan pendinginan cepat dengan media air. Penelitian dilakukan untuk mengetahui struktur mikro dan ketahanan korosi intergranular. Dari hasil uji metalografi mikro didapatkan variabel holding time 60 menit memiliki grain size paling besar dengan diameter rata-rata 0,065 mm sehingga membuat material memiliki ketahanan korosi paling baik yaitu dengan laju korosi 0,463 mmpy yang didapatkan dari hasil pengujian korosi intergranular dengan metode potentiostat. Dibuktikan juga dari hasil uji SEM memiliki lebih sedikit presipitasi karbida pada grain boundary yang dibuktikan dengan uji EDX yang memiliki Cr tinggi dan C yang rendah. Kata kunci : solution treatment, holding time, presipitasi karbida, korosi batas butir, ukuran butir ABSTRACT In the process of fabrication one of material that is often used is stainless steel because of its superiority against corrosion resistance. Yet often there are problems that occur due to stainless steel welding process is the carbide precipitation that occurs at a temperature of 425 o C to 815 o C called sensitization temperature which causes a decrease in the corrosion resistance of austenitic stainless steel. In this study, welding using the material plate austenitic stainless steel 240 type 304, 6 mm thick, and using SMAW welding process with 1G position. Treatment process is then performed post-weld solution treatment temperature 1040 o C with a variation of holding time 10 minutes, 30 minutes and 60 minutes and then made a rapid cooling with water media. The study was conducted to determine the microstructure and intergranular corrosion resistance. From the test results obtained metallographic micro variable holding time of 60 minutes has the most large grain size with an average diameter of 0,065 mm so as to make the material has the most excellent corrosion resistance to the corrosion rate is 0.463 mmpy obtained from the intergranular corrosion test methods potentiostat. Evidenced also from the test results SEM has less precipitation of carbides at the grain boundary as evidenced by EDX test that has high Cr and low C. Keywords : solution treatment, holding time, carbide precipitation, intergranular corrosion, grain size

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Bangunan Kapal > Teknik Pengelasan
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 17 Sep 2018 01:55
Last Modified: 17 Sep 2018 01:55
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/790

Actions (login required)

View Item View Item