ANALISA KEUNTUNGAN PENGADAAN SYSTEM FRESH WATER GENERATOR (SEA WATER DESALINATION) PADA KAPAL PERINTIS 1200 GT

DENNIS, RISTIANSAH (2014) ANALISA KEUNTUNGAN PENGADAAN SYSTEM FRESH WATER GENERATOR (SEA WATER DESALINATION) PADA KAPAL PERINTIS 1200 GT. [Tugas Akhir]

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Air tawar, merupakan kebutuhan utama dalam hidup dan kehidupan manusia, tak terkecuali diatas kapal. Kegunaannya air tawar lainnya, baik saat kapal sedang berlayar, lego jangkar maupun dalam keadaan sandar. Kenyamanan hidup diatas kapal mulai terasa terganggu, bila persediaan air tawar mulai menipis atau habis sama sekali. Kegiatan seperti, mandi, cuci, dan pembersihan akan terhenti, bila tidak cepat diatasi. Bagi kapal - kapal perintis yang memiliki kapasitas tangki air tawar > 100 ton, tidak terlalu masalah, tetapi, tidak demikian halnya, dengan kapal-kapal yang memiliki tangki air tawar dengan kapasitas sekitar 50 ton, mereka sering mengalami krisis air tawar. Sejalan dengan perkembangan zaman dan kemajuan tehnologi, akhirnya di adakan Sistem Fresh water Generator. Sistem Fresh water Generator, sebuah peralatan yang berfungsi untuk memisahkan antara air laut (air asin) dengan air tawar. System ini mampu menghasilkan air tawar 6m 3/hari . Dengan mengunakan System ini maka jarak rute jakarta – sorong (papua) yang berjarak tempuh selama perjalan 1084 mill ,14 hari bisas terpenuhi. Dengan kapasitas FWT(Fresh Water Tank) yang mencapai 179.950 m 3 dengan jarak tempuh 1048 mill ±14 hari Yang membutuhkan 196m 3 air tawar Sangatlah tidak memungkinkan mencapai hari ke 14. di karnakan pada hari ke 14 dari hasil kompilasi perhitungan total air tawar minus hingga16m 3 . Maka perlunya di adakan System Fresh Water Generator yang akan memenuhi kebutuhan air tawar karna Sistem ini selama beroprasi mampu menghasilkan 6m 3/hari . Sistem ini perlu beroprasi selama 10 hari sehingga dapat menghasilkan 60m 3 air tawar dan total sisa tangki air tawar dalam 14 hari menjadi 24m 3 . Kata kunci : Kapal Perintis , Fresh Water Generator , FWT ABSTRACT Fresh water, an essential requirement in life and human life, not least on board. Other freshwater usefulness, either when the ship is sailing, anchoring and berthing in the state. Comforts of life on board began to feel disturbed, when a supply of fresh water begins to thin or die out. Activities such as bathing, washing, and cleaning will be stalled, if not quickly addressed. For ships - a pioneering vessel has fresh water tank capacity> 100 tons, should be ok, but, is not the case, the ships have fresh water tank with a capacity of about 50 tons, they often experience a crisis of fresh water. In line with the times and technological progress, finally held system Fresh water Generator. Fresh water generator system, a piece of equipment that serves to separate the sea water (salt water) with fresh water. This system is able to produce fresh water 6m3 / day. By using this system the spacing route Jakarta -Sorong (Papua) traveled during the journey within the mill in 1084, 14 days they can be fulfilled. With a capacity of FWT (Fresh Water Tank), which reached 179 950 m3 with a mileage of 1048 ± 14 days The mill requires 196m3 of fresh water It is not possible to reach the 14th day in karnakan on day 14 of a compilation of the calculation of the total freshwater minus hingga16m3. Hence the need to be held Fresh Water Generator System that will meet the needs of this system because fresh water during beroprasi capable of producing 6m3 / day. The system needs beroprasi for 10 days so as to produce 60m3 and the total residual freshwater freshwater tanks over 14 days to 24m3. Keywords: Ship Pioneer, Fresh Water Generators, FWT

Item Type: Tugas Akhir
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Permesinan Kapal > Teknik Permesinan Kapal
Depositing User: Unnamed user with email repository@ppns.ac.id
Date Deposited: 21 Aug 2018 03:46
Last Modified: 21 Aug 2018 03:46
URI: http://repository.ppns.ac.id/id/eprint/2

Actions (login required)

View Item View Item