Sistem Monitoring, Record dan Report Down Time Sensor dan Aktuator Konveyor pada Proses Pengiriman Batu Bara Berbasis SCADA

System Monitoring, Record and Report Down Time Sensor and Actuator Conveyor on the delivery Process of coal based SCADA

Vebry Ian Susanto (6912040040)


Abstrak

Permasalahan yang sering terjadi pada proses pengiriman batu bara menggunakan konveyor terletak pada sensor maupun aktuator. Dalam beberapa kondisi setiap permasalahan harus dapat diselesaikan dengan cepat. Disebabkan sistem pengiriman batu bara merupakan proses yang penting demi berlangsungnya proses pembakaran pada boiler. Setiap terjadi masalah harus di catat dan disimpan dalam memory ataupun data base. Namun dalam penerapan yang sekarang ini pada PT. X masih menggunakan cara lama yaitu berupa catatan dan memory card. Dimana penyimpanan menggunakan catatan dan memory card masih perlu di back up untuk menanggulangi kemungkinan hilangnya data sensor dan aktuator yang bermasalah pada proses pengiriman batu bara. Untuk menanggulangi hal tersebut diperlukan sistem monitoring sensor dan aktuator. Dimana sensor dan aktuator akan mengirimkan sinyal digital yang kemudian sinyal tersebut ditangkap oleh PLC. Dari PLC data tersebut dapat ditampilkan pada SCADA serta di report. Data yang ter-report dapat ditampilkan kembali dalam bentuk grafik dan table. Perhitungan downtime menggunakan OEE (Overall Equipment Effectiveness). Penyimpanan data pada database dapat berhasil 100% dikarenakan data tanggal, waktu, nomor sensor, dan nilai downtime dapat tersimpan dengan baik. Pembacaan sensor loadcell memiliki error 6 % tingkat keberhasilan 94%. Pembacaan sensor LM 35 memiliki error 2.1 % tingkat keberhasilan 97.9 %. Serta perekapan data oleh Crystal Report sesuai dengan isi sehingga tingkat keberhasilan 100 % Tingkat keberhasilan keseluruhan sistem 97.9 %.


Abstract

Problem that often occur in the process of shipping coal use conveyor located on the sensor or actuator. In some cases each issue must be resolved quickly. Due to the system delivery of coal is an important process for the sake of the combustion process in the boiler. Any problems should be noted and stored in memory or database. However, in the implementation of which is now at PT.X still use the old fashioned way, namely in the form of notes and memory cards.where storage using notes and memory cards still need to be backed up to cope with the possibility of loss of data sensor and actuator that are problematic on coal delivery process. To cope with this necessary monitoring system sensors and actuators. Where sensor and actuator will send a digital signal witch is then the signals captred by the PLC. Of PLC data can be displayed in SCADA as well as in the report. Report data can be shown back in the form of a graph and a table. Downtime calculation using OEE (Overall Equipment Effectiveness). Data storage in a database can be successfully 100% of data due to the date, time sensor number, and the value of downtime can be stored properly. Readout sensor loadcell have error 6 % success rate 94 %. Readout sensor LM35 has an error 2.1% success rete 97.9 %. As weel as report and record by Crystal Report data according to te contents so that the success rate 100 %. The success rate entire system of 97.9 %.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Sryang Tera Sarena
Dosen Pembimbing 2 : Joko Endrasmono

Program Studi : D4 - TEKNIK OTOMASI
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.