SISTEM PENGATUR PENYIRAMAN PADA BUDIDAYA CABAI BERDASARKAN SUHU DAN KELEMBABAN TANAH MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC

SELF-WATERING SYSTEM IN CULTIVATION CHILI ON TEMPERATURE AND SOIL MOISTURE USING FUZZY METHOD

Candra Winata Surya Utomo (6912040008)


Abstrak

ABSTRAK Suhu dan Kelembaban merupakan hal utama yang mempengaruhi pertumbuhan pada tanaman cabai. Pada tanaman cabai juga perlu pengawasan lebih untuk mengatur jumlah penyiraman air agar tidak kelebihan atau kekurangan air. Suhu untuk perkecambahan benih cabai paling baik antara 25oC- 30oC. Suhu optimal untuk pertumbuhan adalah 24oC- 28o C. Dengan kelembaban tanah RH=80% cabai ini dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Proses penyiraman saat ini masih banyak menggunakan sistem penyiraman secara manual. Untuk itu dibutuhkan suatu sistem untuk pengontrolan jumlah air pada tanaman secara otomatis, sehingga debit air yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan air pada tanaman tersebut. Pada sistem ini juga dapat mengatur suhu disekitar agar sesuai dengan suhu yang dibutuhkan pada tanaman cabai. Data dari sensor suhu LM35 dan Soil moisture sensor yang diterjemakan oleh mikrokontroler ke aktuator yang telah terpasang yaitu water pump, solenoid valve, lampu pemanas, dan exhaust fan. Pada proses penyiraman dan pengaturan suhu pada tanaman cabai, menggunakan fuzzy logic untuk menstabilkan kelembaban tanah dan suhu di sekitar tanaman cabai. Dari hasil pengujian sistem penyiraman, sensor LM 35 sebagai pendeteksi suhu memiliki error rata- rata sebesar 3,2%, pada sensor soil moisture sebagai pendeteksi kelembaban tanah memiliki error rata-rata 1,5% dari 3 jumlah sensor moisture. Penerapan Kontrol Fuzzy Logic pada sistem pengatur penyiraman menghasilkan output yang stabil dan memiliki error rata-rata 1,05%. Kata kunci : Fuzzy logic, Suhu, Kelembaban Tanah.


Abstract

ABSTRACT Temperature and humidity are the main things that affect the growth of the pepper plants. At the pepper plant also needs more oversight to regulate the amount of watering that no excess or shortage of water. The temperature for seed germination is best chili between 25oC- 30oC. The optimal temperature for growth is 24oC- 28o C. The soil humidity RH = 80% This chili can grow and develop properly. Watering process is still widely used watering system manually. That requires a system for controlling the amount of water on the plant automatically, so that the flow of water produced in accordance with the water needs of the plants. In this system also can be set to match the temperature around the temperature needed in pepper. Data from the LM 35 temperature sensor and Soil moisture sensors that detection by the microcontroller to the actuator has been installed, namely water pump, solenoid valve, a heating lamp, and exhaust fan. In the process of watering and temperature regulation in pepper, uses fuzzy logic to stabilize the soil moisture and temperature around the pepper plants. From the test results watering systems, sensor LM 35 as the temperature detector has an average error of 3.2%, the soil moisture sensor as a detector of soil moisture has an average error of 1.5% from the third number of moisture sensor. Application of Fuzzy Logic Control on a watering control system produces output that is stable and has an average error of 1.05%. Keywords: Fuzzy logic, Temperature, Soil Moisture.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Sryang Tera Sarena
Dosen Pembimbing 2 : Susetiyadi Purwonugroho

Program Studi : D4 - TEKNIK OTOMASI
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.