SIMULASI SISTEM OTOMATISASI BRF PLAN PADA PRODUK BILLET BAJA MENGGUNAKAN SCADA BERBASIS PID DI PT. XYZ

THE BRF PLANT AUTOMATION SYSTEM SIMULATION FOR STEEL BILLET PRODUCT USING SCADA BASED ON PID AT PT. XYZ

Okik Eka Sanjaya (6911040051)


Abstrak

Billet Reheating Furnace (BRF) plant merupakan salah satu sistem yang ada di industri baja di PT. XYZ. BRF plant merupakan proses pemanasan ulang pada billet hingga mencapai suhu yang telah ditentukan untuk membuat wirerod. BRF plant terdiri dari charging bed, tungku pemanas BRF, dan mesin ejecor. Reject billet di charging bed dan mesin ejector dari BRF plant yang ada di PT. XYZ masih menggunakan sistem semi manual yang masih membutuhkan campur tangan operator lapangan, sehingga memungkinkan banyaknya kecelakaan kerja yang terjadi. Dengan adanya masalah diatas, maka peneliti berusaha membuat suatu sistem pengendalian terhadap proses kerja BRF plant dengan menggunakan SCADA sebagai kontrol dan monitoring kerja plan serta memberikan metode berbasis PID sebagai pengendali suhu ruangan dan pengendali kecepatan motor roll table. Proses reject di bagian charging bed, billet diseleksi dimensi ukurannya, jika tidak sesuai maka billet direject. Jika sesuai billet masuk ke tungku pemanas BRF. Sedangkan mesin ejector digunakan untuk mendorong billet keluar dari tungku pemanas BRF ketika billet sudah berada dibagian akhir dari dari tungku pemanas BRF dan suhu sesuai dengan yang ditentukan. Jika suhu belum sesuai, maka billet tidak bisa didorong keluar oleh mesin ejector. Hasil pengujian dari simulasi sistem otomatisasi BRF plant pada produk billet baja dalam pembacaan suhu pada proses pemanasan ulang billet mempunyai error dengan rata ? rata 3,14% pada output tegangannya. Serta pengontrolan suhu elemen pemanas dengan SSR pada suhu ?50 ?C mempunyai error dengan rata - rata 5,64%. Diharapkan dengan adanya sistem tersebut dapat mengurangi resiko kesalahan dan kecelakaan kerja manusia pada pengoperasian. Kata kunci: BRF plant, reject, ejector, SCADA


Abstract

Billet Reheating Furnace (BRF) plant is one of the systems in the steel industry, especially in PT. XYZ. BRF plant is a reheating process on the billet until it reaches certain temperatures to make a wire rod. BRF plant is built from charging bed, heating, and ejector machine. Reject billet in the charging bed and ejector machine from BRF plant in the PT. XYZ is semi-manually handled that still needed an operator to run it. It is not impossible for an accident to happen. With a problem above, the researcher tried to make a control system for BRF plant process with SCADA as a control and monitoring the working plant and also giving a method based on PID as a room temperature control and roll table motor speed control. Rejection process behind the charging bed, billet will be selected based on their sizes. If it is not fit, then the billet will be rejected. If it is fit, billet will enter a BRF heating while ejector machine will be used to push the billet out from the BRF heating when the billet is already at the end of BRF heating, and its temperature is suitable. If it is not, the billet will not pushed by ejector machine. The reading temperature test of the BRF plant automation system simulation in the steel billet product at the billet's reheating process has error 3.14% as the average on voltage. And the heating element temperature control with SSR at the ?50?C has error with 5.64% as the average. Hoping this system can reduce the error risks and work accident by human error at its operation. Keywords: BRF plant, reject, ejector, SCADA


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Edy Setiawan
Dosen Pembimbing 2 : Boedi Herijono

Program Studi : D4 - TEKNIK OTOMASI
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.