SISTEM MONITORING DAN RECORDING RH LOGGER BERBASIS SCADA PADA PT. X

MONITORING SYSTEM AND RECORDING RH LOGGER WITH SCADA BASED AT PT. X

Ibrahim Wahyu Pamungkas (6911040014)


Abstrak

Untuk mendapatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, salah satunya adalah lingkungan. Oleh sebab itu kondisi lingkungan di ruang propduksi sangat diperhatikan sesuai dengan jenis produknya. Udara merupakan Salah satu faktor yang mempengaruhi lingkungan. Kondisi udara ditentukan oleh kombinasi dua unsur yaitu kelembaban dan temperature. Salah satu industri yang memperhatikan kondisi kelembaban udara adalah PT.X yang bergerak dibidang industri pengolahan susu (IPS). PT. X merupakan salah satu IPS besar di indonesia, namun monitoring dan dokumentasi antara kelembaban relatif dan temperatur masih dilakukan oleh tenaga manusia secara manual dan masih menggunakan cek sheet dalam pencatatannya. Hal yang dikhawatirkan adalah terjadi error dan kekeliruan yang diakibatkan oleh human error sehingga data yang dibutuhkan sebagai bahan rujukan tidak valid. Dalam undang undang pangan no 7 tahun 1996 diatur segala sesuatu tentang pangan salah satunya pengawasan terhadap makanan. Bab IX ayat 2 di terangkan dalam melaksanan fungsi pemeriksaan pemerintah berwenang memeriksa setiap buku, dokumen, atau catatan lain yang diduga memuat keterangan produksi. Untuk memenuhi hal tersebut maka di rancang sistem monitoring dan akuisisi data secara otomatis berbasis Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) untuk memudahkan segala sesuatu tentang dokumentasi temperatur dan humidity. Semua data yang terbaca oleh sensor di lapangan akan ditampilkan dalam tampilan Human Machine Interface (HMI), dari tampilan HMI yang ada pada beberapa ruang produksi akan dihubungkan dan ditampilkan pada ruang HMI utama baik dalam tampilan angka maupun grafik sehingga manusia tidak perlu berkeliling untuk melakukan monitoring namun cukup pada ruang utama untuk memonitoring. Hasil dari penelitian ini adalah data temperatur dan kelembaban yang terbaca dan ditampilkan di HMI dikirim dan diolah di SQL Server sebagai database. Hasil pengiriman data dari HMI ke database dan report data berjalan sangat baik dengan loss data 0 % File pencatatan ditampilkan dalam bentuk dokumen excel sehingga memungkinkan untuk melakukan analisa lebih lanjut.


Abstract

To get the quality and quantity of production there are several factors that must be considered, one of which is the environment. Therefore, the environmental conditions in the production room are all concerned in accordance with the type of product. Air is one of the factors that affect the environment. The air condition is determined by a combination of two elements, namely humidity and temperature. One of the industries that takes into account the condition of the air humidity is PT.X engaged in milk processing industry (IPS). PT. X is one of the major IPS in Indonesia, but the monitoring and documentation between relative humidity and temperature are still performed manually by human power and still use the check sheet in the recording. It is feared is happening errors and mistakes caused by human error, so the data is needed as a reference not valid. In the food law No. 7 of 1996 set everything about the food one supervision of food. Chapter IX paragraph 2 melaksanan explain the functions of government inspection authority to examine any books, documents or other records that allegedly contains information production. To fulfill these conditions, in the design of monitoring and data acquisition system automatically based Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) to facilitate everything about the documentation of temperature and humidity. All data that is read by the sensor in the field will be displayed in the Human Machine Interface (HMI), from the existing HMI display on some production space will be linked and displayed on the main HMI space in both the numeric and graphic display so that people do not need to shop around for better monitoring but enough in the main room for monitoring. Results from this study are the data of temperature and humidity are read and displayed on the HMI is sent and processed in SQL Server as the database. Results of the data transmission from the HMI to the database and report the data goes very well with the data loss 0% File recording is displayed in the form of an excel document to allow for further analysis.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Annas Singgih Setiyoko
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D4 - TEKNIK OTOMASI
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.