PROTOTYPE SISTEM TERINTEGRASI MONITORING RUANGAN KELAS DAN PENGENDALIAN PERALATAN LISTRIK DI PPNS

PROTOTYPE OF INTEGRATED SYSTEM MONITORING OF CLASSROOMS AND CONTROL OF ELECTRICAL EQUIPMENT IN PPNS

Moh. Wely Surendra (6910040049)


Abstrak

Kenyamanan dalam proses belajar mengajar sangat diharapkan di PPNS, untuk mencapai efektivitas dalam proses belajar mengajar. Namun dalam prosesnya terdapat beberapa kendala yang dapat menurunkan efektivitas proses belajar mengajar. Misalnya dengan adanya penggunaan kelas yang digunakan oleh kelas lain tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh PPNS yang berdampak pada pengguna kelas sebenarnya yang harus menunggu sehingga durasi waktu yang ditentukan berkurang. Disamping itu sistem penggunaan alat elektronik dikelas seperti proyektor, kipas angin, dan lampu sering dilupakan dalam mematikan alat tersebut saat proses belajar mengajar telah selesai yang dapat menyebabkan pemborosan energi listrik. Berdasarkan permasalahan diatas, dibuatlah prototype sistem terintegrasi monitoring ruangan kelas dan pengendalian peralatan listrik di PPNS yang bertujuan untuk mengatasi masalah-masalah diatas. Sistem ini bekerja dengan cara mendeteksi RFID Card (kartu identitas dosen) menggunakan RFID reader yang akan dibandingkan dengan jadwal didatabase. Jika data tidak sesuai maka login kelas gagal dan akan ditampilkan di LCD kegagalannya. Jika data sesuai, perangkat kelas akan diaktifkan melalui mikrokontroller menggunakan kabel USB TTL dan bersamaan status kelas akan berubah bahwa kelas tersebut telah digunakan oleh dosen yang menginputkan RFID Card. Karakter On akan dikirim melalui VB6 untuk mengaktifkan perangkat elektronik(lampu, kipas angin, dan proyektor). Kondisi cahaya dan suhu didalam kelas akan dikontrol menggunakan input sensor LM35 dan sensor LDR untuk mengatur hidup dan matinya kipas angin dan lampu sesuai kondisi ruangan. Peralatan elektronik akan di offkan dan status kelas menjadi kosong saat durasi waktu di database VB6 telah habis. Perangkat elektronik akan tetap di offkan setelah sensor PIR mendeteksi tidak ada orang didalam ruangan walau waktu durasi masik aktif. Berdasarkan pengujian alat secara keseluruhan pada sistem prototype ini, kelas dapat diakses menggunakan input RFID Reader yang sesuai dengan jadwal kuliah yang telah ditentukan dengan lama pemprosesan data selama 5 sekon. Penonaktifan perangkat listrik didalam kelas saat ruangan kosong dengan input pendeteksian sensor PIR dapat dijalankan dengan akurasi pembacaan keberadaan manusia pada jarak maksimal 2 meter dan pemrosesan data selama 1 sekon.Serta pengontrolan suhu dan pencahayaan didalam ruangan kelas dapat berjalan sesuai setpoint yang sudah ditentukan secara realtime, dengan pembacaan kondisi suhu dan pencahayaan selama 10 sekon. Kata Kunci : RFID Raeder, Sensor LM35, Sensor LDR, Sensor PIR


Abstract

Comfort in teaching and learning is expected in PPNS, to achieve effectiveness in learning process. But in the process, there are several obstacles that may decrease the effectiveness of the learning process. For example,for the class used by other classes that not in accordance with the schedule specified by PPNS that affect the class in the schedule to wait for the class that reduce the learning and teaching time. Besides, the lecturers often forgot to switch of electronic devices such as projector, fans, and lamps that can waste electric energies. Based on the above problems, made a prototype integrated system monitoring classrooms and control electrical equipment in PPNS which aims to above issues. This system works by detecting the RFID Card (ID card lecturer) using RFID reader and will be sent to the database for compare the user data with the scheduled. If user data not equal, login process will be fail and LCD will display the fail. If user data equal with scheduled, electronic equipment will remain on via the microcontroller using the USB cable TTL and will change the status of the class that the class has been used by lecturers input RFID Card. Character ?on? will be sent via VB6 to enable electronic devices (lights, fans, and projectors). Light and temperature conditions in the classroom will be coltroled using a sensor LM35 and a sensor LDR to adjust the life and switch off the fan and the lights according to the conditions of the room. Electronic equipment will be switch off and class status became vacant when the duration of time in VB6 database has been exhausted. Electronic devices will remain in off after PIR sensor detects nobody in the room even though the duration of the time of entry is active. Based on the overall testing tools on this prototype, the class can be accessed using RFID Reader corresponding to the class schedule that has been determined by the data processing for 5 second. Deactivation of electrical devices in the classroom when the room empty with sensor PIR detection can be carried out with an accuracy reading of human existence at a maximum distance of 2 meters and data processing for 1 second. And controlling temperature and lighting in the classrooms can be run as a specified setpoint in realtime, with readings of temperature and lighting conditions for 10 second. Keywords: RFID Reader, Sensor LM35, Sensor LDR, Sensor PIR


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Purwidi Asri
Dosen Pembimbing 2 : Catur Rakhmad Handoko

Program Studi : D4 - TEKNIK OTOMASI
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.