PROTOTYPE ALAT BANTU KOMUNIKASI 2 ARAH ANTARA PENYANDANG TUNA RUNGU DAN TUNA NETRA DENGAN MEMANFAATKAN PENGOLAHAN SUARA DAN PENGOLAHAN CITRA PADA KAMERA

PROTOTYPE OF 2 DIRECTION COMMUNICATION TOOLS BETWEEN DEAF AND BLIND USING VOICE AND IMAGE PROCESSING ON THE CAMERA

Mochammad Heksavandhi Pramadhan (6910040010)


Abstrak

Komunikasi merupakan elemen terpenting di dalam kehidupan setiap manusia. Namun bagi orang yang mempunyai keterbatasan fisik (tuna rungu ataupun tuna netra), komunikasi merupakan suatu hal yang sering menjadi hambatan bagi mereka. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana seorang tuna rungu akan dapat berkomunikasi dengan penderita disabilitas lainnya, dalam hal ini seorang tuna netra. Maka untuk mengatasi keterbatasan komunikasi tersebut diperlukan adanya penerjemahan bahasa isyarat tuna rungu menjadi suatu suara/lisan. Begitu pula dengan tuna netra, agar bahasanya dapat dipahami oleh tuna rungu, maka diperlukan adanya penerjemahan bahasa suara/lisan menjadi sebuah text/visual. Dengan demikian akan terjadi komunikasi yang lebih mudah antara kaum tuna rungu dengan lawan bicaranya khususnya kaum tuna netra. Pada penelitian ini, metode pendeteksian pola isyarat tangan menggunakan metode PCA (Principal Component Analysis). Cara kerjanya adalah dengan membandingkan pola dari tangan yang sedang di-capture dengan database yang sudah di-training sebelumnya. Pada sistem pendeteksian suara, digunakan device Android sebagai media penerima dan pengolah suaranya. Database suara menggunakan database online Google Speech API sehingga dapat mendeteksi suara secara universal, namun diperlukan suatu koneksi internet untuk mengoperasikannya. Berdasarkan hasil perancangan dan pengujian sistem didapatkan keakurasian pembacaan pola isyarat tangan rata-rata sebesar 85.38%. Faktor utama yang mempengaruhi keakurasian pembacaan pola isyarat tangan adalah cahaya dan jarak terhadap kamera. Dan untuk keakurasian pendeteksian suara via android adalah sebesar 80% tergantung dengan koneksi internet yang sedang digunakan.


Abstract

Communication is the most important element in the every human life. But for the people who have physical limitations (deaf or blind), communication is something that is often became a barrier for them. The problems discussed in this study is how a deaf will be able to communicate with other people with disabilities, in this case with a blind. So to solve the limitations of the communication is necessary to translate deaf sign language becomes a voice. Similarly, the blind, so the language can be understood by the deaf, it is necessary to translate the voice / spoken into a text / visual. Thus there will be an easier communication between the deaf with his interlocutors, especially the blind. In this study, the hand gesture pattern detection methods is using PCA (Principal Component Analysis) method. It works by comparing the pattern of the hand that was captured with a database that has been trained before. At the voice detection system, the Android device is used as a media receiver and voice processing. For the voice database is using the Google Speech API database so that it can detect universally voice, but needed an internet connection to operate it. Based on the results of designing and testing the accuracy of the readings obtained system of hand gesture pattern on average by 85.38%. The main factor affecting the accuracy of the reading pattern of hand gestures are light and the distance to the camera. And for the accuracy of detection of voices by android device is equal to 80% depending on the internet connection that is being used.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Noorman Rinanto
Dosen Pembimbing 2 : Lilik Subiyanto

Program Studi : D4 - TEKNIK OTOMASI
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.