Desain Sistem Perpipaan dan Insulasi Pada Jalur Inerting Steam Menuju Heat Exchanger (Studi Kasus Pada Sebuah Perusahaan Pembangkit Listrik)

Design Of Piping Systems And Insulation On The Inerting Steam To Heat Exchanger (Case Study from Company Power Plant)

Luqman Al Habsy (6812040064)


Abstrak

Pipa inerting steam pada PLTU paiton unit 5 dan 6 digunakan untuk mengalirkan steam menuju mill dengan temperatur 350C. Pada temperatur uap tersebut dapat dimanfaatkan untuk pemanasan awal pada PA fan yang fungsinya untuk mempercepat pemanasan udara ketika start awal boiler.. Dalam perancangan pipa inerting steam perlu dilakukan dengan baik untuk menghasilakan perancangan yang sesuai standart dan agar tidak terjadi kehilangan panas yang berlebihan. Perancangan perpipaan mengacu pada standart ASME B31.1. Dilakukan pemilihan bahan insulasi yang sesuai untuk menentukan bahan yang paling tepat dalam mengurangi kehilangan panas. Perancangan dilakukan dengan menghitung jumlah kehilangan panas menggunakan insulasi dengan ketebalan variable untuk menghemat energi panas yang terbuang. Proses perancangan dilakukan pada suhu 350 ?C. Tujuan dari penulisan ini adalah mendesign sistem perpipaan sesuai standart dan menganalisa untuk menentukan jenis ? jenis insulasi yang tepat untuk mengurangi panas yang hilang. Serta mengetahui cara penghitungan jumlah panas yang hilang sepanjang jalur pipa yang terpasang insulasi. Hasil yang didapatkan dari perhitungan ini dengan insulasi calcium sillicate tebal 25mm sebesar 4393 watt, tebal 50mm sebesar 3226 watt, tebal 100mm sebesar 2415 watt. Sedangkan hasil insulasi mineral wool tebal 25mm sebesar 4994 watt, tebal 50mm sebesar 3724 watt, tebal 100mm sebesar 2809 watt. Bahan insulasi calcium silicate memiliki hasil terbaik dibandingkan mineral wool. dan Hasil Desain pada sistem ini sudah dapat dikatakan aman, ini terlihat dari hasil nilai tegangan pipa yang lebih kecil dari tegangan yang di izinkan.


Abstract

Inerting steam pipe on the Paiton power plant units 5 and 6 are used to drain the steam for the mill with a temperature of 350 oC. In the steam temperature can be used to preheat the PA fan whose function is to accelerate the start-up air heating when the boiler. In designing inerting steam pipe must be completed properly on the production design of appropriate standards and to prevent excessive heat loss. The design of piping referring to the ASME B31.1 standard. Election insulating material suitable for determining the most appropriate materials to reduce heat loss. The design is done by calculating the amount of heat loss using variable insulation thickness to save heat energy is wasted. The designing process is done at a temperature of 350 ?C. The purpose of this paper is to design a piping system suitable standards and analyzed to determine the type - the right type of insulation to reduce heat loss. As well as knowing how to tally the amount of heat lost along the pipeline installed insulation. The Results obtained from this calculation with 25mm thick insulation sillicate calcium at 4393 watts, 3226 watts of 50mm thick, 100mm thick at 2415 watts. While the results of a 25mm thick mineral wool insulation at 4994 watts, 3724 watts of 50mm thick, 100mm thick at 2809 watts. Calcium silicate insulation material has the best results compared to mineral wool. and the results of the design of this system can already be said to be safe, is seen from the results of pipeline voltage value smaller than the voltage to authorized.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Projek Priyonggo Sumangun
Dosen Pembimbing 2 : Nora Amelia Novitrie

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.