Pengaruh Tingkat Deformasi Plastis Material Stainless Steel 304 L Terhadap Struktur Mikro dan Laju Korosi Sulfur Temperatur 120?C

Effect of Deformation Plastis Material Stainless Steel 304L Against the microstructure and temperature Sulfur Corrosion rate of 120?C

Fahd Albani Muhammad (6812040041)


Abstrak

Asam sulfat H2SO4 merupakan salah satu produk yang dihasilkan PT. X. Permasalahan yang paling dihindari dalam industri kimia salah satunya adalah korosi. Fakta yang terjadi pada heating coil PT.X dengan jenis material stainless steel tipe 304 L terjadi degradasi logam pada bagian roll bend pipe. Deformasi plastis akibat proses roll pipa pada desain heating coil menyebabkan cepat terjadi degradasi logam. Tugas akhir ini menguji ketahanan korosi dan perubahan struktur mikro material stainless steel 304 L yang telah mengalami deformasi plastis akibat pengerollan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh deformasi plastis terhadap grain size ferrite dan ketahanan proses korosi sulfur temperatur 120?C. Pada penelitian ini telah dilakukan pengujian metalografi dan korosi. Material yang digunakan adalah Stainless Steel 304 L yang telah dilakukan pekerjaan roll bend radius 400, 450, dan 500 mm. Fluida pemicu korosi adalah sulfur dengan temperatur 120?C. Total waktu uji ketahanan korosi material stainless steel 304 L adalah 96 jam (empat hari). Adapun perhitungan grain size ferrite pada hasil pengujian metalografi menggunakan software TAimage dengan pembesaran mikroskop 100? dengan metode planimetric. Hasil pengujian korosi dan metalografi diperoleh nilai diameter butir baja stainless steel 304 L adalah 56,268 ?m dan laju korosi sebesar 0,761 mm/y, kemudian dilakukan proses roll dengan tingkat deformasi 1,89% menjadi 54,673 ?m dan laju korosi 0,843 mm/y, pada tingkat deformasi 5,66% mengalami penurunan nilai diamter butir 52,72 ?m dan peningkatan laju korosi 0,889 mm/y, dan pada tingkat deformasi 7,55% menjadi nilai diameter butir terendah sebesar 52,363 ?m danlaju korosi tertinggi sebesar 0,909 mm/y. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, semakin besar tingkat deformasi plastis baja stainless steel 304 L akan mempengaruhi nilai diameter butir yang semakin kecil dan laju korosi yang semakin besar. Kata kunci: Asam sulfat (H2SO4), stainless steel 304 L, deformasi plastis, diameter butir, laju korosi.


Abstract

Sulfuric acid H2SO4 was the product that produce by PT.X. The problems that most avoided in chemical industries one of them was corrosion. Fact that happe in heating coil on PT.X with type of materials stainless steel type 304 L was had degradation metal on the part of roll bend pipe. Plastic deformation cause of roll pipe process on the design of heating coil was caused the rapid degradation of metal. In this research will be tested of corrosion resistance and changes of microstructure in the material stainless steel 304 L which has been plastically deformed due to the roll process of pipe. This research was did to known of effect plastic deformation on grain size ferrite and corrosion resistance on sulfur in temperature 120? C. In this research has been tested of metalography and corrosion. Material that used in this research was stainless steel 304 L which has been done of process roll bend with the radius 400, 450 and 500 mm. Fluids that react of corrosion was sulfur within work temperature 120? C. Time test of the corrosion resistance in stainless steel 304 L was 96 hours (four days). The calculation of the grain size ferrite on result of metalography test was using software TAimage within zoom in microscope 100 times with planimetric methods. Result in this research of corrosion and metolography test be optainable value of grain diameter stainless steel 304L is 56.268 ?m and the corrosion rate of 0.761 mm/y , and then do the process roll with a deformation rate of 1.89% be optainable value of the grain diameter stainless steel 54.673 ?m and the corrosion rate of 0.843 mm/y , on the level deformation of 5.66% decreased the value of the grain diameter of 52.72 ?m and an increase in the corrosion rate of 0.889 mm/y , and the deformation rate of 7.55% to the value of grain diameter low of 52.363 ?m danlaju highest corrosion 0.909 mm/y . It can be concluded that the greater the degree of plastic deformation stainless steel 304L tested it affects the value of the grain diameter is smaller and the corrosion rate increases. Keywords : Sulfuric acid ( H2SO4 ) , stainless steel 304 L, plastic deformation , grain diameter , corrosion rate.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Budi Prasojo
Dosen Pembimbing 2 : Muhammad Muhadi Eko Prayitno

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.