Analisa Pengaruh Penambahan Inhibitor NaNO2 terhadap Laju Korosi Material CSA53 Grade B sch 40 di Sistem Pendingin Fresh Water KM. SATYA KENCANA

ANALYSYS OF EFFECT OF ADDITION TO THE RATE OF CORROSION INHIBITOR NaNO2 MATERIAL CS A53 GRADE B SCH 40 IN FRESH WATER COOLING SYSTEM KM. SATYA KENCANA

Agung Wibowo (6812040033)


Abstrak

"Analisa Pengaruh Penambahan Inhibitor NaNO2 Terhadap Laju Korosi Material CS A53 Grade B Sch 40 dalam Sistem Pendingin Fresh Water KM. Satya Kencana" Nama Mahasiswa : Agung Wibowo NRP : 6812040033 Jurusan : Teknik Permesinan Kapal, PPNS Program Studi : Teknik Perpipaan, PPNS Dosen Pembimbing I : Ir. Endah Wismawati, MT Dosen Pembimbing II : Ir. M.M. Eko Prayitno, M.MT ABSTRAK Masalah yang sering timbul pada piping sistem adalah korosi. Salah satu penyebab terjadinya korosi pada sistem perpipaan di PT. Dharma Lautan Utama adalah karena temperatur fresh water tinggi dari panas mesin yang didinginkan. Usaha untuk meminimalisir laju korosi yang terjadi dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan penambahan inhibitor pada fresh water pendingin MAIN ENGINE yang dapat menghambat laju korosi akibat temperatur fluida. Pengujian ini menggunakan jenis inhibitor NaNO2. Tujuan dari pengujian ini untuk mengetahui pengaruh variasi inhibitor NaNO2 terhadap laju korosi dalam air tawar dengan variasi temperatur 60 ?C, 65 ?C, 70?C. Pengujian ini menggunakan variasi konsentrasi inhibitor 0 ppm atau tanpa penambahan inhibitor, 150 ppm, 250 ppm, 350 ppm. Spesimen pengujian berukuran 50 mm, lebar 25 mm, tebal 3 mm. Spesimen direndam dalam larutan air tawar dengan variasi temperatur 60?C, 65?C, 70?C Selama 12 jam dengan metode weight method loss. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa laju korosi terbesar terdapat pada inhibitor NaNO2 dengan konsentrasi 0 ppm pada temperature 70?C dengan nilai sebesar 10,18 mpy. Sedangkan nilai laju korosi terkecil pada pengujian ini terdapat pada inhibitor NaNO2 dengan konsentrasi 350 ppm dengan temperatur 60?C sebesar 2,16. Pada segi efisiensi penggunaan inhibitor, inhibitor NaNO2 dengan konsentrasi 0 ppm atau tanpa menggunakan inhibitor memiliki nilai efisiensi terendah yaitu sebesar 0%. Sedangkan efisiensi tertinggi didapatkan pada konsentrasi 350 ppm pada temperatur 60?C yaitu sebesar 75,40%. Hasil pengujian menunjukkan laju korosi pada temperatur 70?C dengan nilai antara 3,82 mpy ? 10,18 mpy. Sedangkan laju korosi yang terendah terdapat pada variasi temperatur 60?C yaitu dengan nilai antara 2,16 mpy ? 8,78 mpy. Kata kunci: Korosi, inhibitor, NaNO2, temperatur


Abstract

" ANALYSYS OF EFFECT OF ADDITION TO THE RATE OF CORROSION INHIBITOR NaNO2 MATERIAL CS A53 GRADE B SCH 40 IN FRESH WATER COOLING SYSTEM KM. SATYA KENCANA? Student Name : Agung Wibowo NRP : 6812040033 Department : Marine Engineering, PPNS Study Program : Piping Engineering, PPNS Supervisor : Ir. Endah Wismawati, MT Co-Supervisor : Ir. M.M. Eko Prayitno, M.MT ABSTRACT Problem often in the system piping is corrosion. One of the causes of corrosion in piping system in PT. DHARMA LAUTAN UTAMA is due to the high temperatures of hot fresh water cooled engine. Attempts to minimize the corrosion rate can be done in various ways, one of which is the addition of inhibitors in cooling MAIN ENGINE fresh water to inhibitors corrosion rate due to fluid temperature. This test uses the types of inhibitor NaNO2 in fresh water with a temperature variation 60?C, 65?C, 70?C. This test uses a variation of the rate of corrosion inhibitor or without the addition of inhibitor, 150 ppm, 250 ppm,350 ppm. Test specimen measuring 50 mm, width 25 mm, thickness of 3 mm. The specimen is immersed in a solution of fresh water with a temperature variation of 60?C, 65?C, 70?C. for 12 hours by the method of weght loss method. The results of the testing showed that the corrosion rate of the largest found on NaNO2 inhibitor with a concentration of 0 ppm at temperatures of 70 ?C with a value of 10,18 mpy. While the value of the smallest corrosion rate in this test contained in NaNO2 inhibitor with a concentration of 350 ppm at 60?C of 2,16 mpy. In terms of the efficiency of the use of inhibitors, inhibitor concentrations of 0 ppm. NaNO2 with or without the inhibitor has the lowest efficiency value that is equal to 0%. While the highest efficiency is obtained at aconcentration of 350 ppm at 60?C is equal to 75,40%. The test result showed the corrosion rate at a temperature of 70?C with values between 3,82 mpy ? 10,18 mpy. While the corrosion rate was lowest for the variations in temperature of 60?C with a value between 2,16 mpy ? 8,78 mpy. Keywords : Corrosion inhibitors, NaNO2, temperature


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Endah Wismawati
Dosen Pembimbing 2 : Muhammad Muhadi Eko Prayitno

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.