PERANCANGAN BURIED PIPE 12? UNTUK PENGIRIMAN LIMBAH WATER PRODUCE DI PT. PERTAMINA EP TANJUNG FIELD

DESIGN BURIED PIPE 12? FOR WATER PRODUCE WASTE TRANSMISSION IN PT. PERTAMINA EP TANJUNG FIELD

Hamzah Saifuddin Al Farizi (6812040030)


Abstrak

Jalur pengiriman water produce dari stasiun pengumpul utama hingga water injection plant sering kali bocor dan pecah karena faktor desain dan lingkungan sekitar, sehingga kebocoran tersebut mengganggu proses penginjeksian sumur minyak dan penduduk sekitar terkena dampaknya. Berdasarkan masalah tersebut maka jalur buried pipe dirancang agar pengiriman water produce lancar dan aman. Jalur buried pipe tersebut harus mengacu pada keputusan menteri pertambangan dan energi pada bab 1, pasal 7 ayat 2 di mana pipa transmisi gas dan pipa induk yang digelar di daratan wajib ditanam dengan kedalaman minimal 1 meter dari permukaan tanah. Selain itu jalur tersebut harus mematuhi aturan pada pasal 23 perihal resiko dan solusi untuk kebocoran pada pipa. Berdasarkan peraturan tersebut maka jalur tersebut akan dirancang sesuai dengan kondisi lapangan dan kemudian dianalisa menggunakan acuan standar API 1102, ASCE dan ASME B31.4. Setelah dianalisa secara manual, jalur tersebut akan dirancang dengan menggunakan software Caesar 2. Setelah itu setiap critical linenya akan dianalisa. Metode perlindungan dari korosi yang akan dipakai yaitu metode sacrafical anode cathodic protection. Anoda yang dipakai adalah Magnesium (Mg) yang telah ditentukan umur perlindungan dan jarak antar anodanya. Akhirnya desain jalur pipa tersebut akan digabungkan dengan peletakan anoda pada pipa. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan dengan software Caesar, terdapat tegangan yang berlebihan pada pipa sehingga metode untuk mengurangi tegangan axial dan bendingnya sangat diperlukan. Solusi terbaik untuk kasus ini adalah mengganti material dengan API 5L-X70, namun bending stress masih ada yang melebihi tegangan yang diijinkan sehingga pipa akan memakai metode guided Cantilever. Dalam metode ini pipa yang overstress akan dibuat menjadi Z bends agar sesuai dengan ketentuan yang ada. Berdasarkan perhitungan manual semua jalur aman dari defleksi, tidak melebihi tegangan yang diijinkan pada pipa dan 152 anoda pun dapat dipasang di setiap jarak 43 m sepanjang jalur pipa. Kata kunci: Buried Pipeline, API 1102, ASCE 2001, ASME B31.4, Stress analysis, guided cantilever methode, Sacrafical Anode Cathodic Protection.


Abstract

Water produce transmission line from prime collector station Manunggul to water injection plant often leaks and cracks because of design factor and environment so that it disturbs the oil well injection process and harms its surroundings. Based on this problem, a pipeline must be designed so that water produce transmission can flow smoothly and safely. The Buried pipeline must refer to mining and energy ministerial decree on chapter 1, section 7 subsection 2. It states that ?pipa transmisi gas dan pipa induk yang digelar di daratan wajib ditanam dengan kedalaman minimal 1 meter dari permukaan tanah?. Beside that the line must obey the rules on chapter 23 about its risk and solution for pipe leakage. Based on the rules, the line design must be according to the field condition and then it is analyzed with standard API 1102, ASCE and ASME B31.4. Based on analysis by using manual calculation, the line will be designed with software caesar 2. Then every critical line will be analyzed too. Corrosion protective method used is sacrafical anode cathodic protection. The anode used is Magnesium (Mg) that has been determined its protection lifetime and its distance among the anodes. Finally the pipeline design will be joined with anodes placement in pipe. The analysis result using caesar software is there is an overstress in pipe so the method to reduce axial stress and bending stress is necessary. The best solution for this case is replacing it with material API 5L-X70, but its bending stress is still higher than the allowable one so that the pipe must use guided cantilever method. Then overstress pipe will be bent into Z bend shape so that it suits to the rules. Based on the manual calculation, all lines are safe from deflection, not higher than allowable stress and 152 anodes can be placed in every 43 m along the pipeline. Keywords : Buried Pipeline, API 1102, ASCE 2001, ASME B31.4, Stress analysis, Guided Cqntilever Methode, Sacrafical Anode Cathodic Protection.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :George Endri K
Dosen Pembimbing 2 : Daisy Dwijati Kumala Ratna

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.