EVALUASI PERBANDINGAN DISTRIBUSI UDARA PADA SALURAN UDARA PETI DENGAN SALURAN UDARA TUNGGAL DI KAPAL TERNAK 1200 DWT (Studi Kasus KM CAMARA NUSANTARA 1)

EVALUATION COMPARISON OF AIR DISTRIBUTION ON RCTANGULAR DUCT WITH ROUND DUCT AT LIVESTOCK VESSEL 1200 DWT (CASE STUDY KM CAMARA NUSANTARA 1)

Misbahuddin Ardiansyah (6812040028)


Abstrak

Saluran udara di kapal ternak adalah sebuah sistem yang digunakan untuk mengalirkan udara yang berasal dari fan dengan tujuan untuk mempertahankan kelembaman udara dan membuang contaminant di dalam ruang muat ternak. Di geladak dasar alas ganda terdapat ruang muat ternak yang berkapasitas 74 ekor sapi. Suplai udara menggunakan sistem ventilasi mekanis. Terdapat dua jenis saluran udara yang digunakan untuk mendistribusikan udara di dalam ruang muat ternak yakni saluran udara tunggal dengan penampang bundar dan saluran udara peti dengan penampang kotak. Ketidak tepatan dalam pemilihan jenis saluran udara dapat menyebabkan distribusi udara yang kurang di dalam ruang muat ternak dan mengakibatkan ternak yang diangkut mengalami setres. Dari permasalahan di atas perlu adanya evaluasi perbandingan unjuk kerja antara saluran udara peti dengan saluran udara tunggal. Simulasi di geladak dasar alas ganda menggunakan computational fluid dynamic dilakukan melalui 2 tahap. Tahap pertama adalah simulasi model saluran udara rectangular dan round dengan tujuan untuk mengetahui nilai kecepatan udara pada tiap lubang outlet. Kemudian tahap kedua adalah simulasi model ruangan di geladak dasar alas ganda dengan menginput heat flux sapi dan lampu penerangan. Pemodelan ruang muat ternak ini untuk mengetahui distribusi temperatur dengan cara membagi bidang ? bidang countour ruangan. Hasil simulasi menunjukan bahwah saluran udara tunggal cenderung lebih unggul daripada saluran udara peti untuk mendistribusikan udara di ruang muat ternak. Pada saluran udara peti dapat menghasilkan temperatur rata ? rata di ruang geladak dasar alas ganda sebesar 300,8 0K atau 27,7 0C,RH (Rasio Humidity) 70%,nilai THI sebesar 76 dengan nilai kecepatan outlet tertinggi sebesar 13 m/s , sedangkan pada saluran udara tunggal menghasilkan temperatur rata ? rata di ruangan sebesar 296,2 0K atau 23 0C,RH 70% pada nilai kecepatan tertinggi di lubang outlet sebesar 14 m/s dengan nilai THI 72 yang merupakan temperatur dan kelembaban realtif yang nyaman untuk sapi perah Kata Kunci :computational fluid dynamic,distribusi udara ,sistem saluran udara peti dan saluran udara tunggal.


Abstract

The duct in the livestock vessel is a system use to drain the air source from fan with aim to sustain the air and remove contaminant inertia in the load space of livestock. On the deck there is a double pedestal base load space with a capacity of 74 cattle. Air supply is using mechanical ventilation system. There are two types of air duct use to distribute the air in the load space cattle are rond duct and rectangular duct. inaccuracy to choice of the duct can cause less air distribution in the cargo hold cattle and cause cattle transportion experience stress. Of issue need to be their comparative evaluaton of the performance of the rectangular duct and round duct. Simulation on the deck double pedestal base is using computational fluid dynamic carried through two stages. The first stages is a simulation model of rectangular and round duct in order determine the value of the air velocity at each outlet hole. Then the scond stage is a simulation model of the room on the deck of a double pedestal base with input heat flux cattle and lighting. The livestock load space modeling to determine the temperature distribution by dividing the field countour room. Simulation result showed that round duct tends superior than rectangular duct in the cargo hold livestock. In the rectangular duct can create produce temperature averages in deck double pedestal base of 300,8 0K or 27,7 0C,RH (Rasio Humidity) 70%,value THI of 76 with outlet velocity of 13 m/s, while round duct produces averages temperature at a whopping 296,2 0K or 23 0C,RH 70% in the value of highest speed in the outlet hole is 14 m/s with value THI 72 which is temperature and relative humidity are comfortable for fries holland. Keywords: computational fluid dynamic,air distribution,round duct and rectangular duct systems.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Eko Julianto
Dosen Pembimbing 2 : Sudiyono

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.