PENYUSUNAN ULANG TIME SCHEDULE PEKERJAAN PIPING INSTALLATION MENGGUNAKAN METODE CRASHING PADA ICHTHYS LNG PROJECT FACILITY

Time Schedule Rearrangements Of Piping Installation By Using Crashing Method On Ichthys LNG Project Facility

Anugerah Ekawiyani Qurrotul A'yun (6811040056)


Abstrak

Ichthys Liquefied Natural Gas (LNG) Project Facility merupakan proyek yang membutuhkan waktu lama dalam proses pengerjaannya karena harus melewati beberapa tahapan proses. Dari beberapa tahapan proses tersebut kegiatan erection merupakan kegiatan dimana didalamnya banyak terdapat kendala. Proses ini berakibat pada jadwal yang sebelumnya telah ditargetkan menjadi terlambat dan harus dilakukan percepatan kegiatan, sehingga diperlukan metode Crashing Time untuk mengatur kembali durasi dan biaya yang akan digunakan. Selain Crashing Time juga digunakan metode Bar Chart (Gantt Chart). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan waktu yang tepat dan mengetahui durasi yang digunakan untuk proses pengerjaan proyek.Durasi normal pekerjaan yang ditentukan sesuai dengan perhitungan CPM (Critical Path Method) adalah 83 hari dan setelah dilakukan percepatan (Crashing) durasi kerja menjadi 72 hari. Nilai produktivitas untuk assembly pada line 1-3=0.1ton/hari, line 3-6=0.72ton/hari, line 6-9=0.825ton/hari, line 9-11=0.15ton/hari, dan hydrotest=2,24ton/hari. Produktivitas normal diketahui untuk assembly line 1-3 = 0.08 ton/hari, line 3-6=0.54ton/hari, line 6-9=0.61ton/hari, line 9-11=0.12ton/hari, dan hydrotest=1.68ton/hari.Perhitungan biaya didapatkan untuk total biaya crashing perhari Rp29,928,948.66 dan total biaya normal perhari Rp17,666,121.36 sehingga selisih dari keduanya Rp3,268,863.30, biaya total hingga pekerjaan selesai dari hasil total biaya crashing Rp1,135,846,400.22 dan total biaya normal Rp1,212,603,590.58 sehingga selisih dari keduanya Rp76,757,190.36. Dari hasil tersebut metode crashing merupakan cara yang efektif untuk mengatur ulang jadwal agar tidak terjadi keterlambatan.


Abstract

Ichthys Liquefied Natural Gas (LNG) Project Facility is a project that takes a long time in the course of the work because it must pass through several stages of the process. Of the several stages of the process the erection activity is an activit which there are many obstacles. This process resulted in a schedule previously targeted to be late and must be accelerated activity, so they needed Crashing Time method to reorganize the duration and cost of that will be used. Besides Crashing Time is also used Bar Chart (Gantt chart) method. This researchaimed to know the proper time of planning and know used duration for the project. The normal duration of work determined in accordance with the calculation of CPM (Critical Path Method) is 83 days and after acceleration (Crashing) duration to 72 days. Value productivity for assembly on line 1-3=0.1tons/day, line 3-6=0.72tons/days, line 6-9=0.825tons/day, line 9-11=0.15 tons/day, and hydrotest=2,24 tons/day. Normally productivity known for assembly line 1-3=0.08 tons/day, line 3-6=0.54 tons/day, line 6-9=0.61 tons/day, line 9-11=0.12tons/day, and hydrotest=1.68 tons/day. Calculation of costs obtained for a total cost of crashing per day Rp29,928,948.66 and the total cost of normal daily Rp17,666,121.36 so that the distance of both Rp3,268,863.30, the total cost to complete the work of the results of the total cost of crashing Rp1,135,846,400.22 and the total normal cost Rp1,212,603,590.58 so that the distance of both Rp76,757,190.36. From these results crashing method is an effective way to rearrange the schedule in order to avoid delays.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Nurvita Arumsari
Dosen Pembimbing 2 : Mochammad Choirul Rizal-

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.