ANALISA PEMILIHAN MATERIAL UNTUK JALUR PERPIPAAN FLUIDA SULFURIC ACID (H2SO4) PADA LINE NUMBER R-2401A DI PT. PERTROKIMIA GRESIK

ANALYSIS OF MATERIAL SELECTION FOR FLUID PIPING LINES SULFURIC ACID (H2SO4) ON LINE NUMBER R-2401A IN PT. PETROKIMIA GRESIKANALYSIS OF MATERIAL SELECTION FOR FLUID PIPING LINES SULFURIC ACID (H2SO4) ON LINE NUMBER R-2401A AT PT. PETROKIMIA GRESIK

Muhammad Ashrori (6811040054)


Abstrak

Penggunaan material stainless steel pada pabrik yang dialiri bahan kimia sangat sering digunakan. Seperti instalasi yang terdapat pada PT. Petrokimia Gresik. Seringnya terjadi kebocoran pada line pipa R-2401A dengan material stainless steel 316L yang dialiri fluida asam sulfat, maka perlu mencari alternatif material pengganti. Pada tugas akhir ini akan dibahas mengenai penggantian material stainless steel dengan material alternatif lain pada line perpipaan R-2041A. Pembahasan secara khusus dilakukan untuk mengetahui laju korosi pada material stainless steel 316L dengan variasi kecepatan, pemilihan material alternatif sebagai pengganti, serta penentuan letak dan jumlah support pada material yang dipilih. Fluida yang mengalir pada line tersebut adalah asam sulfat (H2SO4) dengan temperatur operasi 450C dan tekanan operasinya sebesar 2000 kpa. Dari hasil pengolahan data dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa dari pengujian korosi didapat nilai laju korosi sebesar 0.13 g/m2.h untuk tanpa variasi dan 0.174 g/m2.h dengan variasi. Serta dipilihnya material HDPE karena mempunyai keunggulan lebih dibandingkan material lain. Dengan material HDPE instalasinya dilakukan penambahan support pada line tersebut.


Abstract

Mostly stainless steel materials are used in chemical factory like in sulphuric acid line in PT. Petrokimia Gresik. In where, the stainless steel pipe, 316L, in line R-2401A is frequently leaked. Therefore substituting new material of piping is urgently required. This research emphasized on the replacement of stainless steel pipe with other alternative materials on piping line R-2401A. The pipe transport liquid sulphuric acid at operating temperature 45oC and operating pressure 2000KPa. This work studies the corrosion rate in stainless steel 316L material on various flow velocity, selection of alternative materials as a substitute, as well as the determination of the location the number of support on the selected new material various flow velocity carried out by varying agitator speed: 20, 30 and 40 rpm. It can be concluded that the corrosion rate of stainless steel pipe is: 0.13, 0,15 and 0.17 g/m2.h; corresponding with increasing forgoing agitator speed. HDPE material is advantages than other materials for substituting stainless steel, but additional support is required.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Muhammad Anis Mustaghfirin
Dosen Pembimbing 2 : Pekik Mahardhika

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.