analisa pressure drop dan heat loss pada jalur perpipaan dari high pressure steam header menuju turbin alternator di pabrik gula gempolkrep mojokerto

Analysis of pressure drop and heat loss at piping system from high pressure steam header to alternator turbine at gempolkrep sugar factory, Mojokerto

Achmad Taufiq Zaini (6811040050)


Abstrak

-Tekanan dan temperature merupakan faktor utama yang menentukan kinerja suatu turbin pada sistem perpipaan di Pabrik Gula Gempolkrep. Untuk menghindari kinerja turbin yang tidak optimal maka diberi batasan pressure drop dan temperature menuju inlet turbin. Pressure drop adalah penurunan tekanan yang terjadi pada suatu jalur sistem perpipaan dikarenakan oleh pengaruh panjang pipa, minor losses, dan faktor gesekan pipa. Pana penelitian ini dilakukan desain ulang sistem perpipaan dari High Pressure Steam Header menuju turbin alternator agar tidak terjadi penurunan tekanan dan redesain insulasi pipa. Pada desain ulang sistem perpipaan mengacu pada standart ASME B31.1 Power Piping. Analisis pressure drop dilakukan dengan dengan dua metode, yaitu perhitungan manual dan pemodelan ANSYS FLUENT berupa kontur tekanan. Hasil dari perhitungan menunjukkan bahwa penurunan tekanan yang terjadi pada jalur pipa turbin SHINKO sebesar 1.4149 kg/cm2 dan pada jalur pipa turbin SNM sebesar 1.0084 kg/cm2. Berdasarkan standart minimum penurunan tekanan yaitu 1.5 kg/cm2, penurunan tekanan hasil desain ulang jalur pipa masih memenuhi syarat minimum. Sedangkan desain insulasi pada pipa menggunakan insulasi jenis calcium sillicate yang mampu menurunkan nilai heat loss sehingga laju energi steam (enthalpy) tidak berkurang secara signifikan.


Abstract

-Pressure and temperature are the main factor that determine the performance of a turbine in the piping system of sugar factory Gempolkrep . To avoid suboptimal performance of the turbine, given limit pressure drop and temperature towards the turbine inlet. Pressure drop is decrease of pressure that happened in piping system because influence of long pipe , minor losses, and rubbing pipe factor. In this research redesign piping system from High Pressure Steam Header to alternator turbine in order to not become decrease of pressure and design of piping insulation. Redesign piping system refer to standard ASME B31.1 Power Piping. Analyse pressure drop is done with two methods, those manual calculation and modelling ANSYS FLUENT such as pressure contour . Result from calculation demonstrate that decrease of pressure happened in piping system SHINKO turbine arround 1.4149 kg/cm2 and piping system SNM turbine arround 1.00084 kg/cm2. Based of standart minimum pressure decrease 1.5 kg/cm2. decrease of pressure is result from redesign piping system still fulfill minimum condition . Despite of design insulation in pipe utilise type of calcium sillicate that can decrease precentage heat loss until force energy steam (enthalpy) not loss significant.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Arie Indartono
Dosen Pembimbing 2 : Arief Subekti

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.