"RANCANG ULANG SISTEM PERPIPAAN LIQUID NATURAL GAS (LNG) DARI OUTPUT STORAGE TANK MENUJU INPUT ENGINE"

"REDESIGN of PIPING SYSTEM FOR LIQUIFIED NATURAL GAS (LNG) FROM OUTPUT STORAGE TANK TO INPUT ENGINE

Ihdy Alif Arfiansyah (6811040044)


Abstrak

Tugas Akhir ini merancang ulang sistem perpipaan LNG dari output storage tank menuju input engine. Pada jalur perpipaan existing terdapat segmen underground pipe, karena melewati jalan raya. Perancangan ulang jalur perpipaan yang baru, semaksimal mungkin menghindari adanya underground pipe. Analisa tegangan dan analisa fleksibilitas perlu dilakukan pada jalur perpipaan baru tersebut untuk memastikan tingkat keamanan operasi. Menurut ASME B31.4 bahwa dalam melakukan analisa tegangan pada jalur perpipaan baru, perlu dilihat besarnya tegangan akibat beban sustain, beban okasional dan beban termal. Sedangkan dalam melakukan analisa fleksibilitas perlu mengetahui besarnya displacement pada penyangga. Dari hasil perancangan diperoleh 2 desain alternatif baru tanpa jalur underground. Dari hasil analisa besarnya tegangan yang disebabkan oleh beban sustain, beban okasional dan beban termal pada Desain Alternatif-1 dan Desain Alternatif-2 masih berada dibawah tegangan ijin. Tegangan akibat beban sustain pada Desain Alternatif-1 dan Desain Alternatif-2 sebesar 41232.1 kPa (< 162888.64 kPa). Tegangan akibat beban okasional pada Desain Alternatif-1 dan Desain Alternatif-2 sebesar 41232.1 kPa (< 193053.28 kPa). Tegangan akibat beban termal pada Desain Alternatif-1 dan Desain Alternatif-2 sebesar 44665.12 kPa (< 173747.95 kPa). Dari hasil analisa fleksibilitas, besar displacement pada desain alternatif 1 dan 2 untuk dimensi X sebesar 0.3483 inch (< 1 inch), pada dimensi Y sebesar o inch (< 1 inch), dan dimensi Z sebesar 0.397 inch (< 1 inch).


Abstract

This final project is to redesign the piping system of the LNG from output storage tank to input engine. In the existing piping lines are underground pipe segment, because through the streets. There is underground pipe segment on existing pipeline. Stress analysis and flexibility analysis need to be excuted on the new pipelines to ensure the operation safety level. According to ASME B31.4, in performing stress analysis on the new pipelines, stress due to sustained load, occasional load and thermal load should be compared to the allowable stress. While, the analysis of flexibility needs to know the displacement of pipe on support. From the results of design are obtained two new alternative designs without underground lines. From the result of stress analysis, the stresses due to sustained load, occasional load and thermal load on both the Design Alternative-1 and Design Alternative-2 still below the allowable stress. Stress due to sustained load of Design Alternative-1 and Design Alternative-2 is 41232.1 kPa (<162888.64 kPa). Stress due to occasional load of Design Alternative-1 and Design Alternative-2 is 41232.1 kPa (<193053.28 kPa), and Stress due to thermal load of Design Alternative-1 and Design Alternative-2 is 44665.12 kPa (<173747.95 kPa). From the result of flexibility analysis, displacement on the design alternatives 1 and 2 for the X dimension is 0.3483 inch (<1 inch), the Y dimension is o inch (<1 inch), and Z dimension is 0397 inch (<1 inch).


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Adi Wirawan Husodo
Dosen Pembimbing 2 : Emie Santoso

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.