Analisa Pemilihan Material Stainless Steel Yang Menyebabkan Terjadinya Stress Corrosion Cracking Dengan Fluida Asam Phosphat (H3PO4)

ANALYSIS OF STAINLES STEEL MATERIAL SELECTION CAUSING STRESS CORROSION CRACKING WITH FLUID PHOSPHORIC ACID (H3PO4)

Fajar Ramadhan Tidar (6811040043)


Abstrak

Stress Corrosion Cracking merupakan salah satu mekanisme kegagalan dari material Stainless Steel yang melibatkan tegangan tarik dan dampak dari lingkungan yang korosif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan laju korosi, mengevalusai ketahanan, serta menganalisa perubahan nilai kekuatan pada Stainless Steel 317L, 254 SMO. Setelah pengujian Stress Corrosion Cracking pada media korosif H3PO4. Penelitian ini menggunakan ketebalan material Uji 6 mm. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengujian kekuatan material Tensile Strengh, Laju korosi (Weight Loss, Polarisasi, dan Wall Thickness). Penelitian ini mempengaruhi terjadinya Stress Corrosion Cracking (SCC) pada material Stainless Steel dengan fluida Asam Phosphat (H3PO4) Hasil yang didapatkan dari analisa korosi dan umur material pipa SS 317L dan SS 254 SMO tidak mampu untuk diberikan tekanan 14,5038 psi dan temperature 75o C dengan Fluida Phosphat Acid Slurry (PAS). Karena dalam proses produksi di industri PT. Petro Jordan Abadi Gresik telah mengalami kerusakan Stress Corrosion Cracking (SCC) pada pipa yang digunakan untuk proses.. Kata Kunci : Corrosion rate, Weight loss, Material Strengh,maximum allowable working pressure.


Abstract

Stress corrosion cracking is a failure mechanism in Stainless Steel material involving tensile stress and the effects of corrosive environments. The purpose of this study was to obtain corrosion rates, evaluate the durability, as well as analyzing changes in the value of strength in Stainless Steel 317L, 254 SMO. After testing stress corrosion cracking in corrosive media H3PO4. This study uses material thickness 6 mm. This research was conducted with the test method Tensile Strengh material strength, corrosion rate (Weight Loss, Polarization, and Wall Thickness). This study affects the occurrence of stress corrosion cracking (SCC) in Stainless Steel with a fluid material Phosphoric Acid (H3PO4). The results obtained from the analysis of corrosion and age of the pipe material 317L SS and SS 254 SMO can not afford to give 14.5038 psi pressure and temperature 75o C with Fluid Phosphoric Acid Slurry (PAS). Because the production process in the industry PT. Petro Jordan Abadi Gresik has suffered damage Stress Corrosion Cracking (SCC) on the pipe used to process. Keywords: Corrosion rate, Weight Loss, Strength Material, maximum allowable working pressure


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Budi Prasojo
Dosen Pembimbing 2 : Endah Wismawati

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.