Analisa Tegangan Pada Critical Line Dari Evaporator Menuju Ke High Pressure Absorber di PT. Pupuk Kalimantan Timur

Stress Analysis at Critical Line of Evaporator To High Pressure Absorber At PT. Pupuk Kalimantan Timur

Dwiyono (6811040033)


Abstrak

-ABSTRAK Pada proyek pupuk kaltim 5 tidak terlepas dari sistem perpipaan, sistem perpipaan dengan diameter besar dan temperatur tinggi memerlukan analisa teknik lebih lanjut terutama analisa tegangan. Analisa tegangan dilakukan untuk memastikan agar sistem perpipaan aman ketika dioperasikan sesuai dengan batasan pada ASME B31.3. Analisa tegangan pada tugas akhir ini menitik beratkan pada analisa tegangan statis yang meliputi tegangan akibat thermal ekspansi, tegangan akibat sustained load (berat sistem), dan tegangan akibat occasional load (beban dari luar). Dari permasalahan diatas dilakukan analisa dengan membandingkan perhitungan manual dengan hasil running software CAESAR II 6.10 sehingga bisa diketahui nilai tegangan sesuai batasan ASME B31.3 code. Hasil yang didapatkan dari analisa ini yaitu perbandingan antara hasil perhitungan manual dan software. Untuk tegangan akibat sustained load (beban berat) selisih terendah terjadi pada segmen 7 pipa percabangan 29382 dengan nilai 34 psi, selisih tertinggi terjadi pada segmen 2 pipa percabangan 23061 dengan nilai 83.177 psi. Untuk tegangan akibat occasional beban angin selisih terendah terjadi pada segmen 2 pipa percabangan 21806 dengan nilai 115.65 psi, selisih tertinggi terjadi pada segmen 2 pipa percabangan 23065 dengan nilai 745.069 psi. Untuk tegangan akibat thermal ekspansi selisih terendah terdapat pada segmen 1 pipa percabangan 29382 dengan nilai 49.834 psi, selisih tertinggi terdapat pada segmen 1 pipa utama dengan nilai 5741.895 psi. Meskipun demikian semua hasil tegangan baik manual maupun software masih berada pada batasan allowable stress material yang digunakan, baik material pada pipa utama maupun material pada masing-masing pipa percabangan. Untuk peletakan jumlah support yang paling optimal khusunya pada pipa cabang 29382 harus ada penambahan minimal 2 support agar dapat menambah beban occasional yang dipengaruhi oleh angin. Kata Kunci : tegangan, sustained load, occasional load, thermal ekspansi, ASME B31.3 Code, allowable stress, support?


Abstract

-ABSTRAK At project pupuk kaltim 5 can not be separated from the piping system, piping system with large diameter and high temperature need a technical analysis especially stress analysis. Stress analysis is done to ensure that the piping system is safe when operated in accordance with the limits on ASME B31.3. In this final project stress analysis concern to static stress including stress due to expansion thermal, stress due to sustained loads, and stress due to occasional loads. From problem above, analysis is done by comparing manual calculations and result of stress value using CAESAR II 6.10 software. So the result of stress can know accordiance with ASME B31.3 code limitation. The result of this analysis is the ratio between manual calculation and software result. For stress due to sustained loads the value of low deviation that occurs in segment 7 branching pipe lines 29382 is 34 psi, and the value og high deviation that accurs in segment 2 branching pipe lines 23061 is 83.177 psi. For stress due to occasional wind loads the value of low deviation that occurs in segment 2 branching pipe lines 21806 is 115.65 psi, and the value og high deviation that accurs in segment 2 branching pipe lines 23065 is 745.069 psi. For stress due to exspansion thermal the value of low deviation that occursin segment 1 branching pipe lines 29382 is 49.834 psi. , and the value og high deviation that accurs in segment 1 main pipe is 5741.895 psi psi. Nevertheless all voltage result both manual and software are still at at the limit allowable stress of the material used, good material of the main pipe and material on each pipe branching. For laying the most optimal amount of support especially in the branch pipes 29382 should be no increase in the number of support in order to increase the burden occasional affected by wind. Keyword : stress, sustained loads, occasional loads, expansion thermal, ASME B31.3 code, allowable stress, support


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Dimas Endro Witjonarko
Dosen Pembimbing 2 : Sudiyono

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.