REDESAIN DAN ANALISA PRESSURE VESSEL JENIS AUTOCLAVE SEBAGAI VULCANISATION/STEAM CURING PADA PIPA RUBBER LINING TERHADAP EFISIENSI WAKTU

REDESIGNING AND ANALYSIS OF PRESSURE VESSEL TYPE OF AUTOCLAVE AS VULCANISATION/STEAM CURING IN RUBBER LINING PIPE ABOUT EFFICENCY OF TIMEREDESIGN AND ANALYSIS OF PRESSURE VESSEL ,AUTOCLAVE TYPE, AS VULCANISATION/STEAM CURING IN RUBBER LINING PIPE TOWARD T

Shogie Wisesa (6811040030)


Abstrak

Autoclave adalah salah satu jenis bejana tekan yang banyak digunakan dalam dunia perindustrian saat ini. Autoclave berfungsi sebagai vulcanization/steam curing pada proses fabrikasi untuk pipa rubber lining di PT PROFAB INDONESIA. Ditinjau dari sisi efisiensi pada produktivitas kinerja autoclave dengan kapasitas yag ada, dapat disimpukan dari factor waktu tidak efisien untuk proses fabrikasi dikarenakan hanya dapat melakukan steam curing pada ukuran pipa 24? sebanyak 1 buah pipa per hari. Maka dari itu diperlukan redesain ulang pada autoclave untuk meningkatkan produktivitas dengan merubah ukuran autoclave dari 1500 ID menjadi 2500 ID. Perancangan ulang autoclave juga melibatkan bantuan software COMPRESS 6258 sebagai bentuk permodelan dan MSC Patran-Nastran sebagai analisa dari tegangan yang terjadi pada autoclave dengan metode elemen hingga yang akan memastikan perancangan ulang autoclave dapat dikatakan aman. Analisa dari redesain autoclave dengan menggunakan software Msc. Patran-Nastran adalah tegangan maksimal yang terjadi pada komponen shell sebesar 94.3 N/mm2, pada nozzle sebesar 0.18 N/mm2, pada saddle sebesar 69.6 N/mm2 dan pada bolted flat heads sebesar 86.9 N/mm2. Setelah dilakukan redesain tegangan yang terjadi pada seluruh bagian autoclave masih di bawah tegangan yang diizinkan artinya redesain dapat disetujui. Kata Kunci: Bejana tekan, autoclave, fabrikasi, Msc.Patran-Nastran, COMPRESS 6258.


Abstract

Autoclave is one of kind pressure vessel it is commonly used in world industry recently. Autoclave function as vulcanization/steam curing for rubber lining pipe in fabrication process PT PROFAB INDONESIA. Viewed from the side of efficiency and performance productivity of the autoclave with existing capacity, it can be concluded from the time is inefficient for the fabrication process due to can only make steam curing process for 24? pipe as much 1 piece of pipe per day. Therefore is necessary to redesign the autoclave to increase the productivity by changing the size of the autoclave from 1500 ID to 2500 ID. Redesign autoclave also engaged COMPRESS 6258 as a software assistance to modeling and MSC Patran Nastran as a stress analysis with finite element method to ensure that redesign autoclave is safe. The analysis of redesign autoclave by using the MSC Patran-Nastran?s software is the maximum stress that occurs at shell component is 94 N/mm2, at the nozzle is 0.18 N/mm2, at the saddle is 69.6 N/mm2 and bolted flat head is 86.9 N/mm2. After redesign the stress occurs at all parts of the autoclave is still below the stress allowable of material means that the redesign of autoclave can be approved. Key words - Pressure vessel, autoclave, fabrication, Msc.Patran-Nastran, COMPRESS 6258.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :George Endri K
Dosen Pembimbing 2 : Edi Haryono

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.