Analisa Upheaval Buckling Pipeline River Crossing Bengawan Solo

Upheaval Buckling Analysis of River Crossing Pipeline at Bengawan Solo

Ibnu Nanda Wicaksono (6811040028)


Abstrak

Sistem pipa (pipeline system) adalah sebuah mekanisme sistem pipa yang sering digunakan sebagai system pendistribusian minyak dan gas bumi. Penelitian ini mencoba menganalisa gaya angkat dan tegangan terhadap terjadinya upheaval buckling pada pipa river crossing dengan pipa ditanam sedalam 2 m, temperature operasi 2200F dan tekanan operasi 754.7 psi Metode analisa pada tugas akhir ini dilakukan dengan cara perhitungan manual. Hasil perhitungan manual gaya angkat pipa kemudian dibandingkan dengan gaya ke bawahnya terhadap terjadinya upheaval buckling. Kemudian dilakukan perhitungan tegangan yang sesuai dengan standart ASME B31.8. Hasil perhitungan eksisting yang didapat dari analisa ini yaitu perhitungan manual gaya angkat terhadap dua dimensi pipa dan dengan dua kondisi terisi fluida dan kosong. Nilai gaya angkat pipa ukuran 10? pada kondisi terisi fluida -16769.311 N dan pada kondisi pipa kosong -15730.337 N. Nilai gaya angkat pipa 16? pada kondisi terisi fluida -31401.088 N dan pada kondisi pipa kosong -28699.404 N. Kedua pipa pada kondisi kosong dan terisi fluida tidak mengalami upheaval buckling karena gaya angkat bernilai negatif. Berdasarkan kriteria tegangan ijin, pipa 10? tidak mengalami upheaval buckling karena tegangan longitudinalnya sebesar 230.96 MPa tidak melebihi tegangan ijinya yaitu 322.67 MPa. Pada pipa 16? terjadi upheaval buckling karena tegangan longitudinal sebesar 219.68 MPa melebihi tegangan ijinnya yaitu 217.1848 MPa. Untuk mengatasinya maka dipasang panjang pipa antar support sebesar 2.6 meter agar buckling tidak terjadi. Kata Kunci : pipeline, gaya angkat, teganganlongitudinal, upheaval buckling, river crossing


Abstract

Pipe system is a mechanism of pipe system which is often used as a gas and oil distribution system. This research attempting to analyze upward force and stress to occur upheaval buckling in river crossing pipe with depth of 2 m, the temperature operation is 2200F and pressure operation is 754.7 psi Analytical method in this final project is a done by manual calculation. Manual calculation result are then compare upward force with downward force to occur upheaval buckling. Then the calculate stress with the standard ASME B31.8. The result existing design of this analysis is a upward force calculation ot two pipe dimension that different and two pipe condition that different. The value of upward force pipe size 10? with fill fluid condition is -16769.311 N and condition empty pipe is -15730.337 N. The value of upward force pipe size 16? with fill fluid condition is -31401.088 N and condition empty pipe is -28699.404 N. Two pipe on two condition not occut to upheaval buckling because the value is negative. Based on allowable stress in pipe 10?not occur to upheaval buckling because the value of longitudinal strees 230.96 MPa has not exceed allowable stress with 322.67 MPa. In pipe 16 ? to occur upheaval buckling because the value of longitudinal strees 219.69 MPa has exceed allowable stress with 217.1848 MPa. To overcome the pipe installed between the support distance of 2.6 meters so that buckling does not occur. Keyword : pipeline, upward force, longitudinal stress, upheaval buckling, river crossing


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Adi Wirawan Husodo
Dosen Pembimbing 2 : Muhammad Muhadi Eko Prayitno

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.