desain sistem pemanas fresh water dengan memanfaatkan panas gas buang auxilary engine (diesel generator)

Design of fresh water heating system by using the heat of auxiliary engine exhaust Gas (diesel generator)

Luluk Suhardini (6811040025)


Abstrak

Kebutuhan air panas pada kapal untuk rute pelayaran yang jauhsangat dibutuhkan untuk kenyamanan ABK saat pelayaran. Kebutuhan air panas pada kapal pada umumnya menggunakan heater electric. Pemakain heater electric di kapal akan menambah beban listrik yang dihasilkan oleh auxiliary engine (diesel generator). Beban listrik yang bertambah akan menambah jumlah bahan bakar yang dikonsumsi oleh auxiliary engine (diesel generator). Oleh sebab itu, secara umum biaya operasional terbesar pada kapal terletak pada konsumsi bahan bakar yaitu sebesar 65%. Untuk menggurangi beban operasional bahan bakar yang tinggi pada tugas akhir ini akan memanfaatkan panas gas buang auxiliary engine (diesel generator) dengan cara mendesain sistem pemanas untuk memenaskan fresh water. Studi kasus ini dilakukan pada kapal tanker M 271 milik PT. Pertamina yang dibangun oleh PT. PAL Indonesia. Tugas akhir ingin mempelajari seberapa jauh pemanfaatan gas buang auxiliary engine (diesel generator) sebagai pemanas fresh water. Pemanfaatan panas gas buang mengunakan prinsip heat transfer dengan aplikasi teknologi heat exchanger. Hasil akhir berupa perancangan heat exchanger yang paling efisien untuk digunakan dalam pemanas fresh water. Hasil analisa yang telah dilakukan, heat exchanger yang akan digunakan adalah jenis tube bank heat exchanger dengan aliran fluida crossflow, jenis tube low fin, dengan posisi horizontal. Dimensi heat exchanger yang didapatkan sesuai space yang tersedia di kapal yaitu 800 mm x 397 mm x 397 mm. Susunan tube pada heat exchanger in-line dengan jumlah tube 121. Heat exchanger yang telah dirancang mampu menaikan suhu yang diharapkan yaitu 30 ?C menjadi 50-60 ?C. Dari hasil tersebut maka kebutuhan bahan bakar pada auxiliary engine (diesel generator) berkurang sebesar 0,049 g/kWh. Kata Kunci : Heat recovery, heat exchanger, auxiliary engine, exhaust gas, hot water, NTU


Abstract

Hot water needs on the ship for the voyage that much is needed for crew comfort while sailing. Hot water requirements on ships generally use electric heater. Electric heater usage will increase the electrical load on ship generated by the auxiliary engine (diesel generator). Increased electrical load will increase the amount of fuel consumed by the auxiliary engine (diesel generator). Therefore, in general, the biggest operational cost in the ship lay on fuel consumption that is by 65%. To reduce the operational electrical load of high fuel at this final project will utilize the exhaust gas heat auxiliary engine (diesel generator) by means of designing a heating system to heat the fresh water. This case study was carried out on the tanker M 271 PT. Pertamina, which was built by PT. PAL Indonesia. The final task learned how far the utilization of exhaust gas auxiliary engine (diesel generator) for heating of fresh water. Flue gas heat recovery using the principle of heat transfer by heat exchanger technology applications. The final result of the design of the most efficient heat exchangers for use in heating fresh water. The analysis results that has been done, the heat exchanger to be used is the type of tube banks with crossflow fluid flow, low fin tube type, with a horizontal position. Dimensional heat exchanger obtained in accordance with availablespace on the ship that is 800 mm x 397 mm x 397 mm. The composition of the heat exchanger tube in-line with the number 121. Heat exchanger tube that has been designed is able to raise the expected temperature of 30 ? C to 50-60 ? C. From these results it needs fuel in auxiliary engines (diesel generator) is reduced by 0,049 g / kWh. Keyword : Heat recovery, heat exchanger, auxiliary engine, exhaust gas, hot water, NTU


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :George Endri K
Dosen Pembimbing 2 : Sudiyono

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.