PENGARUH PEMBEBANAN POSISI TANGKI AIR TERHADAP TEGANGAN PIPA DAN FLEKSIBILITAS NOZZLE PADA SISTEM PEMADAM KEBAKARAN DI INDUSTRI LNG

THE INFLUENCE OF WATER TANK SETTLEMENT TO PIPE STRESS AND NOZZLE FLEXIBILITY OF FIRE PROTECTION SYSTEM AT LNG INDUSTRY

Setiyo Bayu Indrayana (6811040014)


Abstrak

Fire Protection System merupakan utilitas pada proyek industri LNG yang dikerjakan PT. JGC Indonesia. Komponen utama sistem tersebut yaitu tangki air (068-TK-1001) dan Pompa (068-P-1001A dan 068-P-1001B). Jalur pipa yang menghubungkan tangki air dan pompa menggunakan pipa NPS 24 dan 16, dengan temperatur 65?C. Data desain pada proyek tersebut menunjukkan terjadinya penurunan tangki (tank settlement) sebesar 50 mm. Berdasarkan project specification for piping flexibility analysis yang terangkum sebagai standard practice pada proyek tersebut, jalur tersebut perlu dilakukan analisa tegangan secara mendalam dengan menggunakan software Caesar II 7.0. Analisa tegangan pipa dan pembebanan yang terjadi pada kedua nozzle diperlukan untuk mengevaluasi desain pada kondisi tidak terjadi penurunan dan terjadi penurunan tangki 50 mm.Evaluasi pembebanan pada nozzle tangki merujuk pada API 650 Appendix P, nozzle pompa merujuk pada allowable nozzle load pemanufaktur dan tegangan pipa merujuk pada code ASME B31.3. Nilai maksimum penurunan tangki dihitung karena tangki air berpotensi mengalami penurunan melebihi desain awal. Berdasarkan kondisi tidak terjadi penurunan tangki dan terjadi penurunan tangki 50 mm, evaluasi pada beban nozzle tangki, pompa dan tegangan pipa dinyatakan aman. Nilai penurunan tangki air 78.4 mm mengakibatkan beban pada nozzle pompa 068-P-1001A melebihi batas yang diijinkan. Modifikasi desain jalur perpipaan dengan menggeser pipe support dapat mereduksi beban nozzle pompa. Evaluasi modifikasi desain jalur perpipaan menunjukkan pembebanan pada nozzle tangki, pompa dan tegangan pipa dinyatakan aman. Kata Kunci : penurunan tangki, tegangan pipa, beban nozzle, software Caesar II 7.0


Abstract

Fire Protection System is LNG plant utility in project of PT. JGC Indonesia. Main component of that system is fire water tank (068-TK-1001) and fire water pump (068-P-1001A and 068-P-1001B). Piping line which connect water tank and pump have NPS 24 and 16, temperature 65?C. Project data design that project indicate the tank settlement about 50 mm. Based on project specification for piping flexibility analysis as standard practice of project, that line should have stress analysis by Caesar II 7.0 software. Pipe stress and nozzle load analysis need to evaluate the design condition which no tank settlement happen and settlement about 50 mm. Evaluation of nozzle load of water tank refer-to API 650 Appendix P, pump nozzle load refer to manufacturer allowable nozzle load specification and pipe stress should comply with ASME B31.3. The maximum tank settlement value calculate cause water tank possible have tank settlement further from existing design. Based on the condition no tank settlement happen and settlement about 50mm, evaluation nozzle loads of tank, pump and pipe stress are safe. The maximum tank settlement is 78.4mm which effect to nozzle of pump 068-P-1001A is overload. Design modification of piping line by moving the pipe support is reduce pump nozzle load. Evaluation of design modification piping line, the pipe stress and nozzle loads of tank and pump are safe. Keyword : tank settlement, pipe stress, nozzle loads, Caesar II 7.0 software


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Agung Purwana
Dosen Pembimbing 2 : George Endri K

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.