ANALISA TEGANGAN PADA CRITICAL LINE DARI SEPARATOR B KE HYDROCYCLONE VESSEL-TRAIN B MENGGUNAKAN CAESAR II 5.1

STRESS ANALYSIS OF CRITICAL LINE FROM SEPARATOR B TO HYDROCYCLONE VESSEL-TRAIN B USE CAESAR II 5.1

Hendrawan Oktavianto (6810040032)


Abstrak

Proyek Banyu Urip, merupakan proyek tidak terlepas dari sistem perpipaan dengan diameter besar dan temperature tinggi yang memerlukan analisa tegangan. Analisa tegangan pada tugas akhir ini adalah jalur perpipaan yang menyalurkan air dari separator B ke Hydrocyclone vessel-train B, yang meliputi tegangan thermal ekspansi, tegangan sustained load (berat sistem), dan tegangan occasional load (beban dari luar). Dari permasalahan diatas dilakukan analisa dengan membandingkan perhitungan manual dengan hasil running pada software CAESAR II 5.1 sehingga bisa diketahui nilai tegangan sesuai batasan ASME B31.3 code. Hasil yang didapatkan dari analisa ini yaitu perbandingan antara hasil perhitungan manual dan software. Untuk tegangan akibat sustained load (beban berat)selisih terendah berada pada segmen 5 dengan perhitungan manual 12480.75 psi dan hasil software sebesar 11382.97 psi, sedangkan selisih tertinggi berada pada segmen 7 dengan hasil perhitungan manual sebesar 14251.28 psi dan hasil software pada segmen 3 sebesar 14251.28 psi. Untuk tegangan akibat occasional akibat beban angin dan gempa di hasilkan selisi antara manual dan software, selisi terendah pada segmen 5 sebesar 1888.328psi. Sedangkan selisi tertinggi berada pada segmen 7 sebesar 6166.44 psi. Untuk tegangan akibat thermal ekspansitegangan terbesar terdapat pada node 40 dengan perhitungan manual sebesar 14258.44 psi dan hasil software sebesar 1688.71 psi, untuk tegangan terendah terjadi pada node 30 dengan perhitungan manual 12303.54 psi dan hasil software 3101.65 psi. Meskipun demikian semua hasil tegangan baik manual maupun software masih berada pada batasan allowable stress material yang digunakan yaitu sebesar 20000 psi untuk sustained load, 26600 psi untuk occasional load, dan 30000 psi untuk thermal ekspansi. Untuk peletakan jumlah support di dapat dari hasil perhitungan menggunakan 6 support, pada sistem perpipaan yang di analisa ini menggukan 7 support, karena jumlah support pada desain proyek menggunakan 7 support. Kata Kunci : tegangan, sustained loads, occasional loads, thermal ekspansi, ASME B31.3 Code,allowable stress,support


Abstract

Banyu Urip Project, a project can not be separated from the piping system with large diameter and high temperatures that require stress analysis. Stress analysis in this thesis is that channel water piping lines of separator B to Hydrocyclone vessel-train B, which includes thermal expansion stress, tension sustained load (weight system), and the occasional load voltage (exsternal load). From problem above, analysis is doneby comparing manual calculations and result of stress value using CAESAR II 5.1 software. So the result of stress can know accordance with ASME B31.3 code limitation. Results obtained from this analysis is the comparison between the results of manual calculations and software. To stress due to sustained load (heavy load) are the lowest difference in segment 5 with 12480.75 psi manual calculations and results of the software of 11382.97psi, while the difference was highest in segment 7 with14251.28 the results of manual calculations and results software of 14251.28 psi. To stress due to occasional loads due to wind and earthquake generated the difference between the manual and the software, the lowest different on segments5 of 1688,71 psi. While different was highest in segment 7 of 6166.44 psi.To stress due to thermal expansion of the largest difference found in node 50 with the manual calculation of 14258.44 psi and the results of the software of 881.20 psi, to the lowest difference occurs at node 30 with manual calculations of 12303.54 psi and results software 2139.10 psi. Nevertheless all voltage results both manual and software is still in the allowable stress limits the amount of material used for the sustained load of 20000 psi, 26600 psi for the occasional load, and 30000 psi for thermal expansion. For laying in the amount of support can be from the calculation using the 6 support, the piping system in this analysis menggukan 7 support, because the amount of support on the design of the project using 7 support. Keyword : stress, sustained loads, occasional loads, exspansion thermal, ASME B31.3 code,allowable stress, support


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Subagio Soim
Dosen Pembimbing 2 : Agung Purwana

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.