ANALISA TEGANGAN PADA CRITICAL LINE NUMBER 10-GZ-668-1047-A5E-89H DARI DISCHARGE PREHEATER MENUJU HYDROGENATION REACTOR PADA SULFUR RECOVERY UNIT SYSTEM DI PROJECT BANYU URIP

STRESS ANALYSIS IN CRITICAL LINE NUMBER 10-GZ-668-1047-A5E-89H FROM DISCHARGE PREHEATER TO HYDROGENATION REACTOR OF SULFUR RECOVERY UNIT SYSTEM AT BANYU URIP PROJECT

Dwi Yudha Hartanta (6810040010)


Abstrak

Pembangunan proyek pengolahan minyak bumi tidak terlepas dari sistem perpipaan, sistem perpipaan dengan diameter besar dan temperature tinggi memerlukan analisa teknik lebih lanjut terutama analisa tegangan. Analisa tegangan dilakukan untuk menjaga agar sistem perpipaan dapat beroperasi dengan aman sesuai dengan batasan pada ASME B31.3.Analisa tegangan pada tugas akhir ini menitik beratkan pada analisa tegangan statis yang meliputi tegangan akibat thermal ekspansi, tegangan akibat sustained load (berat sistem), dan tegangan akibat occasional load (beban dari luar). Dari permasalahan diatas dilakukan analisa dengan membandingkan perhitungan manual dengan hasil running pada software CAESAR II 5.2 sehingga bisa diketahui nilai tegangan sesuai batasan ASME B31.3 code. Hasil yang didapatkan dari analisa ini yaitu perbandingan antara hasil perhitungan manual dan software. Untuk tegangan akibat sustained load (beban berat) selisih terendah terjadi pada segmen 2 dengan nilai 150.63 psi. selisih tertinggi terjadi pada segmen 1 dengan nilai 588.22 psi. Untuk tegangan akibat occasional beban angin selisih terendah terjadi pada segmen 2 sebesar 247.98 psi sedangkan selisih tertinggi terjadi pada segmen 1 sebesar 679.76 psi. Hasil occasional akibat beban gempa selisih terendah terjadi pada segmen 3 dengan nilai sebesar 173.07 psi sedangkan selisih tertinggi berada pada segmen 1 dengan nilai sebesar 1126.82 psi. Untuk tegangan akibat thermal ekspansi selisih terendah berada pada segmen 3 khususnya pada node 90 dengan nilai 12741.82 psi sedangkan selisih tertinggi berada pada segmen 3 khususnya pada node 70 dengan nilai 24880.35 psi. Meskipun demikian semua hasil tegangan baik manual maupun software masih berada pada batasan allowable stress material yang digunakan yaitu sebesar 18612 psi untuk sustained load, 24753.96 psi untuk occasional load, dan 29653 psi untuk thermal ekspansi.untukpeletakan support jumlah support yang paling optimal dari 2 percobaan adalah support dengan jumlah 2. Kata Kunci :tegangan, sustained loads, occasional loads, thermal ekspansi, ASME B31.3 Code,allowable stress,support


Abstract

Piping system is important part in refinery processingproject , piping system with large diameter and high temperature need a technical analysis especially stress analysis. Stress analysis is done to keep a piping system safe accordance with ASME B31.3 limitation. In this final project stress analysis concern to static stress including stress due to exspansion thermal, stress due to sustained loads, and stress due to occasional loads. From problem above, analysis is doneby comparing manual calculations and result of stress value using CAESAR II 5.2 software. So the result of stress can know accordance with ASME B31.3 code limitation. The result of this analysis is the ratio between manual calculation and software result, for stress due to sustained loads the value of low deviation that occurs in segment 2is150.63 psi, and the value of high deviation that occurs in segment 1is588.22 psi.For stress due to occasional wind loads the valueof low deviaton that occurs in segment 2 is 247.98 psi and the value of high deviation that occurs in segment 1 is 588.22 psi. For stress due to occasional seismic loads the value of low deviation that occurs in segment3is 173.07 psi and the value of high deviation that occurs in segment 1is 1126.82 psi . For stress due to exspansion thermal the valueof low deviation that occurs in segment 3 especially node 90 is 12741.82 psi and the value of high deviation that occurs in segment 3 especially node 70 is24880.35 psi. Nevertheless all manual or software result still in allowable stress material limitation that is 18612 psi for sustained loads, 24753.96 psi for occasional loads, and 29653 psi for exspansion thermal. For pipe support determination, the amount optimum support of 2 experiment is 2 support. Keyword :stress, sustained loads, occasional loads, exspansion thermal, ASME B31.3 code,allowable stress, support


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Muhammad Shah
Dosen Pembimbing 2 : Muhammad Muhadi Eko Prayitno

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.