ANALISA DESAIN SISTEM PERPIPAAN PADA UTILITY WATER SISTEM DI GARAWANGI STATION ( STUDY KASUS PT. PRATIWI PUTRI SULUNG)

ANALYSIS OF PIPING SYSTEMS DESIGN FOR WATER UTILITY SYSTEM IN GARAWANGI STATION (STUDY CASE PT. PRATIWI PUTRI SULUNG)

Mochamad Nashrun Abid (6810040008)


Abstrak

PT. Pratiwi Putri Sulung memperoleh proyek dari PT. PGN (Persero) yang bernama CP-12 Garawangi and Sunyaragi Offtake Station. Garawangi stasiun memiliki Control Building 2 lantai. guard post, safety shower facility dan beberapa kran tambahan diluar gedung yang harus disupply oleh utility water system. Utility water system didesain agar mampu mencukupi kebutuhan air. Air yang digunakan nantinya adalah air bersih dan air panas. Desain dari sistem air bersih dan air panas akan dibuat untuk mempermudah supply kebutuhan sehari-hari. Setelah air bersih dan air panas digunakan pastinya air dibuang sehingga dibutuhkan desain sistem air kotor. Untuk mempermudah desain penulis menggunakan beberapa standart. Standart untuk merancang air bersih menggunakan SNI dan british standart plumbing sedangkan untuk air panas menggunakan standart british. Desain sistem air kotor menggunakan standart SNI. Setelah mendesain dilakukan analisa kembali untuk mengidentifikasi penyebab kegagalan pada exit pressure untuk sistem air bersih, sedangkan untuk sistem air panas identifikasi difokuskan pada temperatur air panas yang keluar dari kran dan untuk air kotor identifikasi dilakukan pada diameter pipa dan kemiringan pipa. Khusus untuk air bersih dilakukan optimasi desain dengan perhitungan secara manual serta di modelkan menggunakan software pipe flow expert. Hasil dari merancang dan identifikasi oleh penulis yaitu kondisi existing nilai tekanan ditiap unit plambing yakni shower sebesar 1.318 bar dari batasan minimal tekanan yang diperlukan oleh standart SNI sebesar 1.7 bar. Desain alternatif terjadi perubahan letak posisi tangki. dimana letak tangki kondisi existing dengan ketinggian 8.8 meter ditinggikan 5 meter dengan alasan agar bisa mencukupi kebutuhan exit pressure kran di lantai 2 dan di pos satpam sesuai dengan permintaan user. Sedangkan untuk mencukupi tekanan yang keluar pada safety shower sebesar 3 bar diperlukan jalur pipa baru dan penambahan pompa yang sudah di tentukan dari hasil perhitungan. Desain ulang yang dihitung dengan standart british nilai kecepatan dibawah batasan yang diijinkan standart british yakni sebesar 3 m/s. pipa distribusi air panas menggunakan insulasi dengan jenis material polypropylene random dan tebal 50 mm untuk mencapai temperatur permukaan pipa 33.8 0C. Desain sistem air kotor menggunakan material PVC dengan diameter alat saniter seperti WC berdiameter 100 mm, cuci piring berdiameter 50 mm, flour drain berdiameter 100 mm dan pipa tegak 100 mm. Kemiringan pipa horizontal 2 %. Kata Kunci : Utility water system, Standart, Desain, Exit pressure, Safety shower


Abstract

PT. Eldest daughter pratiwi acquire the project from PT. PGN (Persero) called CP-12 Garawangi and Sunyaragi Offtake Station. Garawangi Building Control station has two floors. guard post, safety shower facility and a few extra taps outside the building to be supplied by the water utility system. Utility water system is designed to be able to meet water needs. Water used later is water and hot water. The design of water systems and hot water will be made to facilitate the supply of daily necessities. After the water is clean and the hot water used must have the water removed so that it takes the system design dirty water. To simplify the design of the author uses several standard. Standards for designing water using SNI and british standard plumbing for hot water while using standard british. Design of sewerage systems using standard ISO. After designing the analysis back to identify the cause of the failure on the exit pressure for a clean water system, while for the hot water system is focused on the identification of the temperature of hot water coming out of the faucet and the water is dirty identification carried out on the pipe diameter and slope of pipes. Especially for clean water to be optimized designs with manual calculation and modeled using pipe flow software expert. Results of design and identification by the author of the existing condition of the pressure value in each unit of plumbing the shower of 1,318 bar of pressure minimum limit required by standard ISO amounting to 1.7 bar. Alternative design changes on where the tank. where lies the condition of existing tank with a height of 8.8 meters to 5 meters elevated the grounds that sufficient the exit pressure valves on the 2nd floor and in the security station in accordance with user demand. As for insufficient pressure in the safety shower out of 3 bar required new pipelines and pumping additions that have been determined from the calculation. Redesign is calculated by british standard speed value below allowable limits british standard which is equal to 3 m / s. hot water distribution pipes with insulation using random polypropylene material type and thickness of 50 mm to achieve a surface temperature of 33.8 0C pipe. Design of sewerage systems using PVC material with a diameter sanitary appliance such as WC diameter 100 mm, 50 mm diameter dish washer, flour drain pipe diameter of 100 mm and 100 mm tall. The slope of the horizontal pipe 2%. Keywords: Utility water system, Standart, Design, Exit pressure, Safety Shower


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Projek Priyonggo Sumangun
Dosen Pembimbing 2 : Pekik Mahardhika

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.