Analisa Freespan Pada Offshore Pipeline (Studi Kasus di PT.TPPI - Tuban)

Freespan Analysis On Offshore Pipeline (Case Study at PT.TPPI - Tuban)

Hendra Hermawan (6810040005)


Abstrak

Abstrak Salah satu bagian penting dalam desain sebuah sistem pipa bawah laut adalah mempertimbangkan terjadinya free span. Free span harus mendapat perhatian khusus dalam proses desain pipa bawah laut, karena kondisi ini dapat menyebabkan vibrasi atau biasa dikenal sebagai Vortex Induce Vibration (VIV) yang disebabkan oleh gelombang dan arus. Tugas akhir ini bertujuan melakukan analisa pengaruh VIV pada free span pipa bawah laut, dan untuk mendapatkan panjang span maksimum yang diijinkan. Untuk analisa perhitungan dalam Tugas Akhir ini menggunakan data pipa yang berasal dari PT.TPPI-Tuban berdasarkan code yang mengacu pada DnV RP F105 untuk analisa dinamis. Dari hasil analisa VIV, yaitu nilai frekuensi Vortex lebih besar dari frekuensi natural, dengan selisih 0.2023 Hz, 0.2731 Hz,0.2731 Hz, 0.4035 Hz, 0,4241 Hz, 0.4789 Hz. Jika Aliran vortex yang terjadi lebih besar dari frekuensi natural maka pipa tidak aman dioperasikan karena terjadi osilasi akibat vortex. Hal ini juga di pengaruhi oleh panjang free span yang berlebih dengan panjang aktual 29.9 meter. Untuk analisa panjang free span yang di ijinkan menggunakan 2 metode perhitungan, yaitu panjang span in-line dan panjang span cross-flow. Untuk hasil perhitungan panjang span in-line yang diijinkan yaitu 8.78 m dan hasil perhitungan span cross-flow yang diijinkan adalah 9,5 m. Untuk menyikapi dari hasil analisa bahwa kondisi free span tidak aman. Maka dari itu perlu dilakukan mitigasi dengan cara mengurangi panjang span dengan menambah support. Kata kunci : Pipeline, Vortex induce Vibration, Frekuensi natural, allowable span, Mitigasi


Abstract

Abstract One of the important part in the design of a subsea pipeline system is to consider the free span. Free span should receive special attention in the design of subsea pipelines, because these conditions may cause vibration or commonly known as the Vortex Induced Vibration (VIV), which is caused by waves and currents. This study is purpose to analyze the effect of VIV on free span subsea pipelines and get the maximum allowable span length. For the calculation analysis in this study using the data of subsea pipeline from PT.TPPI- Tuban based on code which refers to the DNV RP F105 for dynamic analysis. From the analysis of VIV, Vortex frequency value is greater than the natural frequency, the difference is 0.2023 Hz, 0.2731 Hz,0.2731 Hz, 0.4035 Hz, 0,4241 Hz, 0.4789 Hz. If the vortex flow is larger than the natural frequency, pipe is not safe to operate due to the oscillations caused by vortex. It is also influenced by the length of the excess free span with the actual length of 29.9 meters. For the analysis of allowable free span use 2 methods of calculation, which is in-line and cross-flow span. From the calculation of allowable in-line span is 8,78 m and the calculation of allowable cross-flow span is 9.5m. To take a view by the results of the analysis that free span was in unsafe conditions, therefore it is necessary for mitigation by reducing the span length by adding support. Keywords : Pipeline, Vortex induce Vibration, natural frequency, allowable span, Mitigation


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Dimas Endro Witjonarko
Dosen Pembimbing 2 : Bambang Antoko

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.