ANALISA KETEBALAN TERHADAP BEBAN OPERASI PADA PIPA HIGHWAY CROSSING

THICKNESS ANALYSIS FOR OPERATIONAL LOADS AT HIGHWAY CROSSING PIPE

Brilian Bella Donna (6810040004)


Abstrak

Jaringan pipa PT. Perusahaan Gas Negara SBU II yang berada di jalan Mastrip Surabaya telah beroperasi sejak tahun 1997. Umur operasi ini telah menyebabkan pipa dengan tekanan operasi 18,5 bar ini mengalami degradasi kualitas yang disebabkan oleh korosi. Hal tersebut akan mempengaruhi ketebalan pada pipa. Dengan adanya hal tersebut maka diperlukan analisa kehandalan untuk mengetahui kelayakan pipa untuk tetap beroperasi. Pada tugas akhir ini dilakukan analisis teknis dengan menggunakan perhitungan manual, yang meliputi perhitungan laju korosi menggunakan API 570 Piping Inspection Code, umur sisa, kekuatan sisa dihitung menggunakan API 579 Fitness for Service, sedangkan perhitungan stress pada pipa baik yang disebabkan oleh internal load maupun external load dihitung menggunakan API 1102 Steel Pipeline Crossing Railroad and Highways. Dari hasil perhitungan, kemudian dilakukan perhitungan prediksi ketebalan untuk mengetahui tebal minimum saat mengalami kegagalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa laju korosi (corrosion rate) pada pipa material API 5L X46 tergolong dalam kondisi sedang (moderate) yaitu dengan laju korosi sebesar 0,065 mmpy. Sedangkan pada ketebalan aktual, nilai effektif stress kurang dari allowable stress yang diijinkan yaitu sebesar 10.165 psi < 18.400 psi. Hal tersebut menunjukkan bahwa pada ketebalan aktual pipa masih layak untuk beroperasi. Berdasarkan perhitungan tebal minimum yang diijinkan pada ketebalan minimum 0,24 inc pipa masih dapat beroperasi selama 60 tahun kedepan.


Abstract

The pipelines Of National Gas Company SBU II located in Surabaya Mastrip road has been in operation since 1997 Age this operation has led to the pipeline with an operating pressure of 18.5 bar was experiencing quality degradation caused by corrosion. This will affect the thickness of the existing pipe. According tothese conditions, the reliability analysis is needed to determine the feasibility of the pipeline to keep operating. In this final technical analysis performed by using manual calculation, which includes the calculation of corrosion rate using the API 570 Piping Inspection Code, residual life, residual strength is calculated using the API 579 Fitness for Service, while the calculation of the stress on the pipe caused by both internal load and external load is calculated using the API 1102 Steel Pipeline Crossing Railroad and Highways. From the calculation, then the calculation of the thickness prediction is done to determine of the minimum thickness failure. The analysis showed that the corrosion rate on the pipe material API 5L x46 classified in the medium (moderate) is the corrosion rate of 0,065 mmpy. While the actual thickness, the value of effective stress is less than allowable stress equal to 10.165 psi < 18.400 psi. It shows that the actual thickness of the pipe is still feasible to operate. Based on the calculation of the minimum allowable thickness at a minimum thickness of 0 ,24 inc pipe can still operate for 60 years.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Agung Purwana
Dosen Pembimbing 2 : Pranowo Sidi

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.