DESAIN JALUR PIPA GAS MENEMBUS RAWA (STUDI KASUS PADA PROJEK ?LETANG TENGAH RAWA OPTIMIZATION?)

DESIGN OF SWAMPY CROSS GAS PIPELINE (CASE STUDY ON ?LETANG TENGAH RAWA OPTIMIZATION? PROJECT)

Randy Firmansyah (6810040003)


Abstrak

ABSTRAK Penggunaan onshore pipeline pada daratan sering menemui kendala dalam konstruksinya, seperti ketika diharuskan untuk melewati daerah rawa. Kemungkinan terjadi pengapungan pipa sangat besar ketika melakukan konstruksi pada area yang memiliki kemungkinan tergenang atau pada daerah yang memiliki ketinggian air yang tinggi. Analisa pada tugas akhir ini menitik beratkan pada analisa gaya apung pipa, perbedaan dimensi, dan tegangan akibat beban yang diterima pipa ketika berada didalam rawa. Metode analisa pada tugas akhir ini dilakukan dengan cara perhitungan manual. Hasil perhitungan manual gaya apung kemudian dibandingkan dengan syarat benda mengapung, melayang, dan tenggelam berdasarkan Hukum Archimedes yang kemudian dilakukan perhitungan tegangan terhadap beban yang diterima pipa. Nilai dari hasil perhitungan tegangan dikatakan valid apabila sudah sesuai dengan tegangan yang diijinkan pada ASME B31.8 code. Hasil yang didapatkan dari analisa ini yaitu perhitungan manual gaya apung terhadap dua dimensi pipa yang berbeda. Nilai gaya apung pipa ukuran 6? sebesar 3743,87 N, sedangkan nilai gaya apung pipa ukuran 12? sebesar -3871,51 N. Diantara 2 dimensi pipa, yaitu pipa ukuran 6? dan pipa ukuran 12?. Pipa yang diharuskan mendapatkan beban tambahan adalah pipa ukuran 12?. Hal ini dilakukan untuk membantu mengurangi nilai gaya apung pipa tersebut sehingga didapatkan nilai gaya apung bernilai positif. Hasil perhitungan tegangan didapatkan nilai total longitudinal stress (SLmax) yang terjadi adalah 18660,61 psi. Hasil perhitungan tegangan masih berada pada batasan allowable stress material yang digunakan yaitu sebesar 46980 psi. Sehingga desain jalur pipa gas menembus rawa ini sangat aman dan layak untuk digunakan.


Abstract

ABSTRACT The use of onshore pipeline on the mainland often encounter problems in construction, like when it is required to cross a swamp area. Probable to happen flotation pipe very posible when doing construction in areas flooded having the possibility or in areas that have high water elevation. Analysis on this final project aimed at a series of analysis on pipeline buoyancy, differences dimensions, and the stress resulting from the load that it received a pipe while in the swamp. Analytical method in this final project is done by manual calculation. Manual calculation results are then compared with the buoyancy requirements of objects floats, floating off, and drowned by Archimedes law then do the calculations of load stress received by the pipeline. The value of manual calculation about stress accepted if suitable with allowable stress ASME B31.8 code. The result of this analysis is buoyancy manual calculation of two pipe dimension that different. The value of pipe buoyancy size 6? is 3743,87 N, and the value of pipe buoyancy size 12? is -3871,51 N. Between two dimension of pipe, pipe size 6? and pipe size 12?. Pipes that are required to get an extra load is pipe size 12?. This is to help reduce the value of the pipeline buoyancy so obtained value is positive buoyancy. The result of stress calculation acquired value of total longitudinal stress (SLmax) is 18660,61 psi. The result of stress calculation is still in allowable stress material limitation that is 46980 psi. So the design gas pipeline swampy cross is extremely safe and feasible for use.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Arie Indartono
Dosen Pembimbing 2 : Emie Santoso

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.