DESAIN SISTEM PEMANAS MULA E-301 C PADA INSTALASI MINYAK PELUMAS BEKAS (STUDI KASUS DI PT. ALP PETRO INDUSTRY)

THE DESIGN OF PRE-HEATER E-301C IN THE PLANT OF USED OIL PROCESSING (A CASE IN PT. ALP PETRO INDUSTRY)

Zandy Ari Bhaskoro (6809040029)


Abstrak

Pembersihan pemanas mula E-301A dan E-301B pada PT. ALP Petro Industry dilakukan setiap 7 hari sekali. Hal ini dikarenakan tube tersumbat akibat kotoran yang dibawa fluida pelumas bekas sebagai bahan baku produksi. Jika tidak dilakukan pembersihan maka temperatur keluar pelumas bekas dari pemanas mula tersebut menjadi menurun. Tugas akhir ini mengetengahkan solusi berupa desain sistem pemanas mula E-301C sebagai unit baru pada instalasi pengolah minyak pelumas bekas di PT. ALP Petro Industry. Tujuan penambahan ini untuk mempertahankan dan atau meningkatkan temperatur minyak keluar pemanas mula yang sesuai dengan kebutuhan produksi dan pemeliharaan. Perhitungan kapasitas perpindahan panas pada desain pemanas mula E-301C menggunakan program HTRI Versi 5 serta perhitungan manual dengan rumus-rumus yang relevan. Untuk desain 3 dimensi, sistem pipa pelumas bekas dan pipa steam menggunakan program Autocadd 2010. Perhitungan tegangan pipa steam untuk mendukung analisisnya menggunakan program Bentley Autopipe stress analysis sesuai dengan tegangan ijin material yang digunakan berdasarkan code ASME B.31.3. Pada tugas akhir ini, hasil perhitungan manual untuk diameter dan jumlah tube pada pemanas mula E-301C diperoleh 42 buah tube dengan diameter 1,25 inch; sementara pemanas mula E-301A dan E-301B memiliki 124 buah tube berdiameter 0,75 inch. Analisis operasional dengan penambahan pemanas mula E-301C yang optimal diperoleh kondisi kecepatan pelumas bekas 306.324,548 lb/hr.ft2; dengan konsekuensi pemeliharaan setiap 15 hari sekali. Tegangan sustained load pipa steam sebelum masuk pemanas mula E-301C memiliki nilai 12.218,384 psi di posisi segmen No.3 berdasarkan perhitungan manual; hasil analisa program Autopipe diperoleh nilai 4.982 psi. Kedua nilai tersebut lebih kecil dari nilai allowable stress sebesar 19.918,8 psi. Sementara di sisi keluar memiliki nilai 13.139,2 psi di posisi segmen No.4 berdasarkan perhitungan manual; analisa program Autopipe diperoleh nilai 7.842 psi. Kedua nilai tersebut lebih kecil dari nilai allowable stress sebesar 19.926 psi. Kata kunci : Pemanas mula, analisis tegangan, pelumas bekas, steam.


Abstract

Cleaning Pre-heater E-301A and 301B at PT. ALP Petro Industry done once every 7 days. This is because the tube is blocked due to dirt brought in used oil fluid as raw material production. If not done cleaning out the used oil temperature of the first heating is lowered. This thesis presents the design of a solution in the form of heating system first E-301C as a new unit on the installation of used lubricating oil processing in PT. ALP Petro Industry. The purpose of adding these to maintain or increase the temperature and heating oil out first, in accordance with the needs of production and maintenance. Calculation of heat transfer capacity of the pre-heater design first E-301C using HTRI program Version 5 and manual calculations with the relevant formulas. For 3-dimensional design, piping systems used oil and steam pipes using the program AutoCADD 2010. Steam pipe stress calculations to support analysis using Bentley Autopipe stress analysis program in accordance with the allowable stress material used by code ASME B.31.3. In this project word, the results of manual calculations for the diameter and number of tubes in the pre-heater E-301C initially acquired 42 pieces of tube with a diameter of 1.25 inch, while the first pre-heater E-301A and E-301B has 124 pieces of 0.75 inch diameter tube. Operational analysis with the addition of E-301C heating initially obtained optimal speed conditions used oil lb/hr.ft2 306,324.548; with consequent maintenance every 15 days. Sustained tension load before entering the steam pipe heating first E-301C has a value of 12218.384 psi at position 3 segments based on manual calculations; Autopipe program analysis obtained value 4,982 psi. The second value is less than the allowable stress value of 19918.8 psi. While on the exit side has a value of 13139.2 psi at position 4 segments based on manual calculations; earned value analysis program Autopipe 7,842 psi. The second value is less than the allowable stress value of 19.926 psi. Keywords: Pre-heater, stress analysis, used oil, steam


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Ratna Budiawati
Dosen Pembimbing 2 : George Endri K

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2009


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.