ANALISA FLEXIBILITY PADA PIPA MAIN STEAM OUTPUT DARI SUPERHEATER MENUJU STEAM TURBINE

FLEXIBILITY ANALYSIS ON MAIN STEAM PIPE OUTPUT OF SUPERHEATER TO STEAM TURBINE

Edi Kurniawan (6809040002)


Abstrak

Power plant memiliki beberapa komponen yang dihubungkan dengan sistem perpipaan. Salah satunya superheater dan steam turbine yang dihubungkan dengan sistem perpipaan yang memiliki tekanan dan temperatur kerja yang tinggi. Sistem perpipaan ini memerlukan analisa tegangan lebih lanjut karena pada sistem ini memiliki tekanan dan temperatur kerja tinggi. Tugas akhir ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui distribusi stress yang terjadi pada daerah perpipaan main steam dan meminimalisir terjadinya stress pada daerah kebocoran pada flange dengan standar ASME B31.1-(2010). Metode analisa pada tugas akhir ini dilakukan dengan cara membandingkan nilai tegangan hasil analisa software Autopipe V8i dengan perhitungan manual. Sebagian besar perhitungan dan analisa tegangan yang dilakukan mengacu pada standar ASME B31.1-(2010), COADE Piping Stress Analysis Seminar Notes, introduction to Pipe Stress Analysis (Sam kannappan, P.E.1986) , Pipe Stress analysis dan ITT Grinnel. Hasil yang didapatkan dari analisa ini yaitu terdapat selisih nilai tegangan antara metode analisa menggunakan software dan perhitungan manual. Selisih untuk tegangan akibat sustained loads untuk disain awal berkisar antara 354,901 psi ~ 1600,975 psi sedangkan pada disain baru berkisar antara 1401,023 psi ? 2499,428 psi (tegangan ijin 13028 psi), dan pada awal disain superheater A00 didapatkan defleksi sebesar 0,197 in, sedangkan turbine pada titik A10 sebesar 0,079 in. Untuk disain baru pada titik A00 sebesar 0,197 in, sedangkan turbine pada titik A11 sebesar 0,265 in. Untuk flange pada disain baru A05 sebesar 0,367 in. Kata Kunci : tegangan, sustained loads, defleksi, standar ASME B31.1, penyangga.


Abstract

The power plant has several components that are connected to the piping system. One of them superheater and steam turbine which is connected to the piping system has a working pressure and high temperature. The piping system stress analysis requires further because this system has a high working pressure and temperature. The final project was conducted in order to determine the stress distribution that occurs in the main steam piping area and minimize the stress on the leakage area with a ASME B31.1-(2010) standard flange. The method analysis in this thesis is done by comparing the stress value analysis Autopipe V8i software with manual calculations. Most of the calculations and stress analysis is performed based on ASME B31.1 - (2010) standards, Coade Piping Stress Analysis Seminar Notes, introduction to Pipe Stress Analysis (Sam kannappan, PE1986), Pipe Stress analysis and ITT Grinnell. From this analysis, the Results have a difference between the stress value analysis method using the software and manual calculations. The difference for stress due to sustained loads for early design range from 354.901 ~ 1600.975 psi, while the new design range from psi 1401.023 - 2499.428 psi (13028 psi allowable stress), and the initial design of superheater A00 obtained in deflection of 0.197, while the turbine at the point of 0.079 in A10. For the new design point of 0,197 in A00, while the A11 turbine at the point of 0.265-in. Flange design for the new A05 by 0,367 in. Keywords: stress, sustained loads, deflection, ASME B31.1 Standard, Support


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Budi Prasojo
Dosen Pembimbing 2 : Bambang Antoko

Program Studi : D4 - TEKNIK PERPIPAAN
Angkatan : 2009


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.