PENGARUH FLOW RATE SHIELDING GAS DAN WIRE SPEED PENGELASAN GAS METAL ARC WELDING (GMAW) MATERIAL SS400 TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN METALLOGRAPHY TEST PADA UNDER FRAME GERBONG KERETA

EFFECT FLOW RATE SHIELDING GAS AND WIRE SPEED WELDING GAS METAL ARC WELDING (GMAW) SS400 ON ULTIMATE STRESS AND METALLOGRAPHY TEST TO UNDER FRAME TRAIN CARRIAGE

Armada Wirayudha Yuwono (6712040061)


Abstrak

Masalah yang sering muncul pada Gas Metal Arc Welding (GMAW) adalah jika pemberian flow rate dan wire speed tidak cocok akan mengalami cacat pada hasil las-lasan. Padahal hasil yang diminta untuk pembuatan under frame gerbong kereta harus memenuhi acceptance criteria yang ditentukan. Untuk itu kontrol pada kualitas hasil pengelasan perlu diperhatikan dengan mempelajari pengaruh flow rate dan wire speed dari proses Gas Metal Arc Welding (GMAW). Material yang digunakan pada penelitian ini adalah carbon steel SS400 dengan dimensi 300 mm x 300 mm x 10 mm yang akan disambung dengan butt joint. Flow rate yang digunakan sebesar 15 lt/mnt, 12 lt/mnt dan 10.5 lt/mnt dan wire speed yang digunakan sebesar 5 M/mnt, 10 M/mnt dan 15 M/mnt. Metode pengujian yang digunakan adalah tensile test dan metallography test (makro dan mikro). Hasil dari tensile test akan diolah data dengan Metode ANOVA untuk mengetahui terdapat pengaruh atau tidaknya varibel. Pada variable flow rate tidak terdapat pengaruh pada hasil kuat tarik yang dilakukan dengan diperkuat menggunakan analisa ANOVA Two Way. Karena flow rate hanya untuk melindungi hasil las dari cacat. Pada struktur mikro flow rate dapat mempengaruhi presentasi terbentuknya struktur ferrite dan pearlite yang dihasilkan jika flow rate besar maka ferrite yang terbentuk kecil sedangkan flow rate kecil maka ferrite yang terbentuk besar. Sedangkan pada makro flow rate tidak terdapat pengaruh karena hasil pengelasan memenuhi acceptance criteria meskipun terdapat 1 yang tidak memenuhi. Pada variable wire speed terdapat pengaruh pada hasil kuat tarik yang dilakukan karena bersinergi dengan ampere diperkuat menggunakan analisa ANOVA Two Way. Sehingga wire speed besar maka ampere tinggi dan kuat tarik turun begitupun sebaliknya. Pada struktur mikro wire speed dapat mempengaruhi hasil butiran yang dihasilkan semakin tinggi wire speed maka butiran akan semakin besar karena wire speed bersinergi dengan ampere. Sedangkan pada makro wire speed tidak ada pengaruh pada dilusi akan tetapi mahkota las (caping) yang dihasilkan akan berbeda. Semakin tinggi wire speed maka mahkota las (caping) akan semakin cembung sedangkan wire speed rendah maka akan menjadikan mahkota las (caping) landai.


Abstract

The most common problem of Gas Metal Arc Welding (GMAW) is that if the flow rate and wire speed are not appropriately, can cause defect on the welding result. Whereas, theunder frame manufacturing results of the train carriages should meet the acceptance criteria. Therefore, it is badly needed to consider the quality control of the welding itself by learning and understanding the effect of flow rate and wire speed in the Gas Metal Arc Welding (GMAW) process. The material used in this research is carbon steel SS400 with 300mm x 300mm x 10mm in the dimension, which is connected with butt joint. The flow rate used are 15 lt/min, 12 lt/min and 10.5 lt/min while wire speed used are 5 M/min, 10 M/min and 15 M/min. The testing method used is tensile test and metallography test (macro and micro). The result of tensile test will be processed by ANOVA method for the effect or not varible. Flow rate variable apparently does not have significant effect on the result of pull force, supported by analysis of ANOVA Two way. Because, flow rate only protects the welding result from any defect. On the micro structure, flow rate is capable to affect the percentage of ferrite and pearlite structure produced. When the flow rate value is high, the ?ferrite? which is formed, is low, while when the flow rate value is low, the ?ferrite? which is formed, is high. While on the macro structure, flow rate does not have any effect on the welding result since the welding result already meets the acceptance criteria, despite the fact that there is only one sample which does not. On the wire speed variable, it is found that it has an effect on the result of the pull force, for working to gether with ampere which is supported by analysis of ANOVA Two Way. When the wire speed is high so is the ampere while the pull force is down, so is the other way around. On the micro structure, wire speed is capable to affect the result of the granules produced, the higher wire speed is, the greater granules are, it is because wire speed works together with ampere. While on the macro structure, wire speed does not have any significant effect on dilusi, but on the welding crown (caping). The higher wire speed is, the more convex the crown welding (caping) is while low wire speed resulting plain crown welding (caping).


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Bachtiar
Dosen Pembimbing 2 : Mukhlis

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.