PENGARUH PENGGUNAAN ELEKTRODA E385-16 DAN E308L-16 PADA PENGELASAN MATERIAL SA 240 TP 904L MENGGUNAKAN PROSES SOLUTION TREATMENT DAN NON SOLUTION TREATMENT TERHADAP SIFAT MEKANIK, STRUKTUR METALOGRAFI, LAJU KOROSI DAN KEPEKAAN INTERGRANULAR CORROSION

EFFECT OF USE ELECTRODES E385-16 AND E308L-16 IN WELDING MATERIAL SA 240 TP 904L USING PROCESS OF SOLUTION TREATMENT AND NON SOLUTION TREATMENT ON MECHANICAL PROPERTIES, METALLOGRAPHIC STRUCTURE, CORROSION RATE, AND SENSITIVITY OF INTERGRANULAR CORROSION

Rifqi Firmansyah Putra (6712040060)


Abstrak

Pemilihan elektroda dan juga perlakuan solution treatment sangatlah penting terhadap pengelasan material austenitic stainless steel. Pada pengerjaan bottom head crystallizer agitator di bengkel fabrikasi PT. Petrokimia Gresik digunakan dua penggunaan elektroda yang berbeda juga tanpa menggunakan proses solution treatment. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan dua elektroda yang berbeda serta menggunakan dua perlakuan pasca pendinginan yaitu solution treatment dan non solution treatment pada tiap elektroda yang berbeda tersebut. Setelah itu dilakukan pengujian untuk mengetahui sifat mekanik, struktur metalografi, laju korosi, dan intergranular corrosion. Penelitian ini sekaligus mengkualifikasi WPS yang belum pernah dibuat sebelumnya. Proses pengelasan yang digunakan pada penelitian ini menggunakan SMAW dengan posisi 1G. Material yang digunakan adalah austenitic stainless steel SA 240 TP 904L dengan dimensi 150 mm x 150 mm x 6 mm yang disambung dengan elektroda E385-16 dan E308L-16. Perlakuan pasca pengelasan menggunakan solution treatment dan non solution treatment. Pengujian yang digunakan adalah pengujian kekerasan, pengujian metalografi makro, dan pengujian korosi. Pengujian kekerasan dan pengamatan intergranular corrosion hanya dilakukan pada daerah HAZ saja. Pembuatan WPS menggunakan material, elektroda dan juga perlakuan yang sama tetapi dimensi material yang dipakai adalah 300 mm x 300 mm x 10 mm. Pengujian yang digunakan adalah pengujian tarik dan pengujian tekuk. Hasil pengujian menunjukkan spesimen dengan variabel penggunaan elektroda E385-16 menggunakan proses solution treatment tidak mengalami intergranular corrosion dan memiliki laju korosi yang paling rendah sebesar 0.00519 mmpm dan menghasilkan nilai kekerasan paling rendah sebesar 182.9 HVN di daerah HAZ. Seluruh WPS terkualifikasi kecuali variabel penggunaan elektroda E308L-16 tanpa menggunakan proses solution treatment.


Abstract

Selection of electrodes and also solution treatment process is crucial to the welding of austenitic stainless steel material. At the working of bottom head crystallizer agitator in the fabrication shop PT. Petrokimia Gresik used two different electrodes use also without using the process of solution treatment. This research was conducted by comparing two different electrodes and using two post-cooling treatment, namely solution treatment and non-treatment solution at each of the different electrodes. After it was examined to determine the mechanical properties, metallographic structure, the rate of corrosion, and intergranular corrosion.This study once qualifyWPS that has never been made before. The welding process used in this study using SMAW with 1G position. The material used is austenitic stainless steel SA 240 TP 904L with dimensions of 150 mm x 150 mm x 6 mm which are connected to the electrode E385-16 and E308L-16. Post-welding treatment using the solution treatment and non-treatment solution. The test used is a hardness testing, metallographic testing the macro, and the corrosion testing. Hardness testing and observation of intergranular corrosion is only done on HAZ region. Making WPS used materials, electrodes and also the same treatment, but the dimensions of the material used is 300 mm x 300 mm x 10 mm. The test used is testing the tensile and bend test. The test results showed specimen with variable use of electrode E385-16 using treatment solution does not undergo intergranular corrosion and has a low corrosion rate of 0.00519 mmpm and produce most of the hardness value 182.9 HVN. All of the WPS has qualified unless the variable use of electrodes E308L-16 without using the process of solution treatment.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Moh. Miftachul Munir
Dosen Pembimbing 2 : Dika Anggara

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.