ANALISA PENGARUH MULTIPLE REPAIR PADA PENGELASAN ALUMINIUM PADUAN 5083 TERHADAP SIFAT MEKANIK

ANALYSIS OF EFFECT OF MULTIPLE REPAIR WELDING OF ALUMINIUM ALLOY 5083 ON MECHANICAL PROPERTIES

Erwin Risdiyantoro (6712040055)


Abstrak

Dalam setiap proses pengelasan apapun, tidak menutup kemungkinan untuk terjadinya cacat las, untuk kemungkinan terjadinya kesalahan sangatlah besar dan dapat berakibat fatal. Kesalahan proses pengelasan dapat terjadi karena banyaknya sambungan yang akan menimbulkan kemungkinan terjadinya defect. Untuk mengatasinya defect yang terjadi maka diperlukan perlakuan repair, apabila kesalahan dalam proses pengelasan dilakukan berulang kali maka perlu dilakukan multiple repair pada weld joint tersebut. Akibat dari proses multiple repair tersebut akan berpengaruh mempengaruhinya terhadap tingkat kekuatan, dan struktur itu sendiri. Dalam penelitian ini menggunakan material aluminium paduan 5083 dengan dimensi 150 mm x 300 mm x 10 mm. Proses pengelasan dilakukan dengan metode GMAW menggunakan filler diameter kawat ER5356 dengan memvariasikan perlakuan proses repair 1x, 2x, 3x dan tanpa repair. Metode pengujian yang digunakan adalah tensile test ,bending test, dan macro test. Hasil dari tensile test akan diolah data dengan ANOVA metode One Way. Hasil dari tensile test menunjukkan kekuatan tarik tertinggi adalah 262,92 Mpa dan terendah 93,21 Mpa. Dari hasil uji perbandingan ganda ANOVA metode one way didapatkan tidak memiliki pengaruh antara perlakuan repair dengan tanpa repair terhadap sifat mekanik. Pada pengujian makro material yang memiliki dilusi yang tertingi pada proses 2x repair dengan nilai 41,91% dan terendah pada proses tanpa repair dengan nilai 27,07%. Kata - kata kunci : Pengelasan GMAW, Multiple Repair, Aluminium paduan 5083, defect.


Abstract

The main problem in welding processes is defect could possibility always occurs to weld metal result and this posibility to masive effect. Weld metal defect can occurs because of many joints that must be weld in the many joints in the difference factor. Repair treatment solution is to minimize result of weld defect, if there still any defect after first repair it must repair again until there are no any defect occurs or it call multiple repair process. Effect of multiple treatment will probably decrease or increase the mechanical properties and the metallurgy of material. This research study about welding repair in aluminum 5083 plate speciment dimension 150 mm x 300 mm x 10 mm. Welding process method is GMAW (Gas Metal Arc Welding), filler ER5356 diameter 1,2 mm, welding repair treatment variations are without repair, with repair 1x, repair 2x, and repair 3x. The results of welding repair treatment variations then testing by tensile test, bending test, and macro test. Furthermore, tensile value result will process with ANOVA one way method to learn effect of repair. The result of highest tensile test value is 262,92 MPa and the lowest is 93,21 MPa. Conclusion of ANOVA one way method result is no coincidence between without repair treatment and repair treatment in aluminum on mechanical properties. The result of macro test highest dilution is 41,91% in repair 2x treatment and the lowest dilution is 27,07 % in without repair treatment. Keyword : Welding GMAW, Multiple Repair, Aluminum 5083, defect.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Bachtiar
Dosen Pembimbing 2 : Moch. Karim Al Amin

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.