ANALISA PENGARUH FILLER METAL DAN TEMPERATURE AWAL BRAZING PADA SAMBUNGAN TUBE DISSIMILAR TEMBAGA DAN STAINLESS STEEL DI PT. X

ANALYSIS OF INFLUENCE FILLER METAL AND INITIAL TEMPERATURE BRAZING IN CONNECTION DISSIMILAR TUBE COPPER AND STAINLESS STEEL IN PT. X

Evan Rizal Pratama (6712040054)


Abstrak

Heat exchanger adalah teknologi penukar panas yang dapat di gunakan untuk memanfaatkan atau mengambil panas dari suatu fluida untuk di pindahkan pada fluida lain. Tipe Heat exchanger ada beberapa macam, yaitu shell and tube, plate, dan phase-change. Pada Heat exchanger tipe shell and tube, terdapat tube dengan berbagai macam material, contohnya pada sambungan tube dissimilar terdapat pada bagian sambungan tube - header, sambungan tersebut rawan bocor karena sifat material yang berbeda. Pemilihan filler yang tepat dan Temperature awal dapat menjadi langkah yang baik agar sambungan tidak bocor. Penelitian ini membahas pengaruh filler dan Temperature awal brazing pada sambungan tube tembaga C12200 dengan tube stainless steel 304L. Proses brazing di gunakan dengan proses torch brazing, di lakukan denganposisi horizontal. Filler yang di gunakan adalah AF 319 dan 38T CF dengan Temperature awal 200oC, 250oC, dan 300oC. Untuk mengetahui kebocoran di lakukan pengujian air leak pressure test. Untuk mengetahui kekuatan mekanik di lakukan pengujian full section tension. Untuk mengetahui struktur mikro yang terjadi di lakukan pengujian SEM dan EDX. Penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa filler AF 319 lebih baik kekuatan mekaniknya di bandingkan dengan 38T CF. Dengan nilai ulitimate tensile stress rata-rata 224 MPa.Temperature awal yang terlalu tinggi (300oC) menyebabkan filler yang tidak masuk ke dalam sambungan socket.


Abstract

Heat exchanger is a technology can be used to exploit or take heat from a fluid to be transferred to the other fluid. Type of heat exchanger there are several kinds of shell and tube, plate, and phase-change. In the heat exchanger shell and tube type, there is a tube with a wide variety of materials, for example in connection dissimilar tube located on the connection tube - header, the connection prone to leaking due to different material properties. Selection of the appropriate filler and the initial temperature can be a good move so that the connection does not leak. This study discusses the influence of the initial temperature brazing filler and the connection C12200 copper tube with a 304L stainless steel tube. Brazing process used by the torch brazing process, done with a horizontal position. Filler in use is AF 319 and 38T CF with initial temperatures of 200oC, 250oC and 300oC. To find a leak use air leak pressure test. To determine the mechanical strength in practice to test the full section tension. To determine the microstructure which occurred in practice to test SEM and EDX. This research can be concluded, AF 319 filler better mechanical strength compared with 38T CF. With the value of tensile stress ulitimate average 224 MPa. Initial temperature too high (300oC) cause the filler that does not fit into the socket connection.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Moh. Miftachul Munir
Dosen Pembimbing 2 : Dika Anggara

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.