DESAIN SHELL AND TUBE HEAT EXCHANGER MENGGUNAKAN SOFTWARE PV ELITE 2015 DAN ANALISA TEGANGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

DESIGN SHELL AND TUBE HEAT EXCHANGER USE SOFTWARE PV ELITE 2015 AND ANALYZE STRESS USE FINITE ELEMENT METHOD

Mokhammad Ibnu Khusna (6712040041)


Abstrak

Untuk mendesain suatu shell and tube heat exchanger harus memperhatikan beberapa faktor seperti tipe, jenis zat yang beroperasi, temperatur kerja dan kapaitas produksi. Dalam mendesain shell and tube heat exchanger digunakan code ASME sec. VIII div. 1 untuk menentukan ketebalan yang dipakai. Perhitungan manual ini terlalu membutuhkan waktu yang relatif lama, untuk mempercepat waktu mendesain maka digunakan software PV Elite 15 dan dianalisa tegangannya menggunakan metode elemen hingga. Proses perhitungan dilakukan secara manual sesuai code ASME dan menggunakan software PV Elite 15 dan menghasilkan thickness requirement. Thickness requirement tersebut akan dibandingkan dengan code TEMA untuk mengetahui thickness yang akan digunakan. Untuk mengetahui besar tegangan yang terjadi pada perhitungan manual ataupun yang menggunakan software PV Elite 15, dilakukan analisa tegangannya menggunakan metode elemen hingga yang dibantu dengan software ANSYS. Hasil dari analisa menggunakan software ANSYS berupa tegangan von misses, dan untuk memvalidasi tegangan yang dihasilkan software ANSYS maka dilakukan juga perhitungan von misses secara manual. Setelah tegangan dinyatakan valid dan masuk dalam acceptance criteria, maka dikakukan detail drawing untuk mempermudah proses fabrikasi. Penelitian ini membuktikan bahwa perhitungan antara perhitungan manual dan perhitungan menggunakan software PV Elite 15 menghasilkan thickness requirement yang hampir sama dan bisa dikatakan sama, dan juga hasil analisa tegangannya menghasilkan nilai tegangan tertinggi yang dinyatakan masuk dalam acceptance criteria karena masih dibawah tegangan yield.


Abstract

To design a shell and tube heat an exchanger must consider to several factors, as the type, kind of substance that operate, temperature of work and production capacity. In designing shell and tube heat an exchanger use ASME code sec .VIII div. 1 to determine the thickness used. Manual calculation is too requires a relatively long time, to accelerate time desain then used software Elite PV 15 and analyze the stress use finite element methode. The manual calculation appropriate ASME code and uses software PV Elite 15 and and the result is thickness requirement. Thickness requirement compared with code TEMA to know thickness to be used. To know the value of stress on a calculation manual or uses software PV Elite 15, to analize the stress use the finite element methode by software ANSYS. The analysing result of using software ANSYS of von misses stress, and to validate the stress that produced by software ANSYS so it also calculation von misses manually. After the stress valid and in acceptance criteria, then detail drawing to make the process of fabrication easy to do. This study prove that calculation between manual and calculation by using software PV Elite 15 produce the thickness requirement is almost the same, and also the results of the stress analysis produce the highest stress value that include acceptance criteria because it is still under yield.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Moh. Miftachul Munir
Dosen Pembimbing 2 : Hendri Budi K.

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.