PENGARUH VARIASI SUHU PREHEATING, INTERPASS, DAN PWHT TERHADAP KEKERASAN HASIL PENGELASAN MATERIAL HARDOX 400 MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI

THE EFFECT OF TEMPERATURE VARIATION OF PREHEATING, INTERPASS, AND PWHT TO WELDING HARDNESS OF HARDOX 400 USING TAGUCHI METHOD

Wanda Purwanto (6712040040)


Abstrak

Dalam pembuatan wall bucet loader untuk alat-alat berat di industry pertambangan umumnya menggunakan material Hardox 400. Material Hardox 400 memiliki kekuatan dan ketahanan aus yang sangat baik. Baja ini secara luas digunakan dalam peralatan dan bagian yang terkena dampak berat seperti gesekan sehingga mengakibatkan korosi, abrasif dan goresan. Analisa optimasi diharapkan dapat memberikan hasilrespon yang terbaik. Parameter yang digunakan adalah suhu preheating, interpass, dan PWHT, sedangkan level yang digunakan dalam masing-masing parameter ada 3 (tiga) level yaitu : Preheating 140?C, 170?C, 200?C, interpass 140?C, 170?C, 200?C, dan PWHT 550?C, 600?C, 650?C, selanjutnya pengolahan data dan dibandingkan dengan menggunakan software minitab 17. Dari hasil eksperimen tersebut didapatkan nilai perbandingan P-value < ? dengan pengertian bahwa tidak ada pengaruh suhu preheating, interpass, dan PWHT terhadap kekerasan pada material Hardox 400. Karena nilai dari Carbon equivalent material Hardox 400 dengan ketebalan 16mm adalah 0,31 juga kurang dari syarat dilakukanya proses perlakuan panas yang seharusnya lebih dari 0,55 kata kunci : Hardox 400, Preheating, Interpass, PWHT (Postweld Heat Tretment), Taguchi,


Abstract

In making the wall bucet loader for heavy equipment in the mining industry usually using materials of Hardox 400. Hardox 400 material has a very good strength and wear resistance. This steel widely used on equipment and part that attached the impact of heavy such as friction so that involve corrosion, abrasion, and scratching. The optimization analysis is expected to provide the best respon result. The parameter that used are the temperature of preheating, interpass, and PWHT, while there are 3 (three) level that used in each parameter that are : preheating 140?C, 170?C, 200?C, interpass 140?C, 170?C, 200?C, and PWHT 550?C, 600?C, 650?C, furthermore the data tabulation and compared using minitab 17 software. From the experimental result obtained comparison value of P-value


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Rahandini Lukita Lestari
Dosen Pembimbing 2 : Moch. Karim Al Amin

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.