Perbandingan Elektroda E309L-16 dengan Elektroda E 385-16 pada Pengelasan Material SA-283 Gr C dan SA-240 TP 904L Terhadap Struktur Mikro, Sifat Mekanik, dan Pitting Corrosion

The Comparison Beetwen E309l Electrode and E385-16 Electrode on Welding Material Sa 283 Gr C And Sa 240 Tp 904l to Micro Structure, Mechanical Characteristic, and Pitting Corrosion

Arga Wicaksono Putra (6712040034)


Abstrak

Dalam dunia industri proses pengelasan merupakan hal yang sangat diperlukan untuk pembuatan sebuah konstruksi. Seperti halnya pembuatan storage tank pada perusahaan kimia. Material yang digunakan harus mempunyai tingkat korosi yang rendah. Penggunaan stainless steel yang mempunyai sifat anti korosi yang baik serta dikombinasikan dengan carbon steel bertujuan untuk mengurangi biaya pengerjaan. Penilitian ini bertujuan untuk membandingkan elektroda E309L dan elektrodA E385-16 pada disimillar material yaitu stainless steel SA 240 TP 904L dan carbon steel SA 283 Gr. C dengan pengujian tarik, tekuk, struktur mikro dan pitting corrosion. Hasil dari pengujian tarik yang mempunyai nilai optimum dan memenuhi standar adalah spesimen dengan elektroda E309L menggunakan gap 3 mm sebesar 486,5 Mpa dan elektroda E385-16 menggunakan gap 3 mm sebesar 496,5 Mpa. Untuk pengujian tekuk spesimen pengelasan elektroda E309L dengan gap 3 mm memenuhi persyaratan dari ASME IX, karena open discontinuities tidak lebih dari 3 mm dan memenuhi persyaratan untuk pembuatan WPS. Untuk hasil struktur mikro pada kedua weld metal mengasilkan fase austenite dan delta ferrite. Hasil dari pitting corrosion terdapat lebih banyak lubang pada weld metal elektroda E385-16tetapi untuk ketahanan korosi tidak jauh berbeda. Elektroda E309L masuk kriteria range sangat baik pada kisaran 0,02-0,1 mm/year dan elektroda E385-16 masuk dalam range baik dikisaran 0,1-0,5 mm/year. Kata-kata kunci : Carbon steel, Elektroda, Pengelasan, Stainless steel


Abstract

In industrial world, welding process needed to create construction. As well as the manufacture of stotarge tank at a chemical company. The material use must have a low corrosion rate. Stainless steel used, that has good anti corrosion properties and combined with carbon steel to decrease cost. This research aims to compare E309L electrode and E385-16 electrode on disimillar material that is stainless steel SA 240 TP 904L and SA 283 Gr. C carbon steel with tensile testing, bend testing, micro structure and pitting corrosion. The result of tensile test that have optimum vale and up to standard are the specimen with E309L electrode 3 mm gap by 486,5 Mpa and specimen with E385-16 electrode 3 mm gap by 496,5 Mpa. E309L electrode with gap 3 mm bend specimen testing fulfil the requirement of ASME IX, because open discontinuities no more than 3 mm and comply the requirements for manufactured WPS. For the result of microstructure on both weld metal produe austenite phase and delta ferrite. The result of pitting corrosion there are more holes in the weld metal E385-16 electrode but for corrosion resistance is not much different. E309L electrode qualify as excellent range on 0,02-0,1 mm/year and E385-16 electrode qualify on good range on 0,1-0,5mm/year . Keywords : Carbon steel, Electrode, Stainless steel, Welding


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Muhamad Ari
Dosen Pembimbing 2 : Imam Khoirul Rohmat

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.