ANALISA ELEKTRODA E308 DAN E347 PADA PENGELASAN STAINLESS STEEL Type 304 TERHADAP KETAHANAN KOROSI INTERGRANULAR

ANALYSIS ELECTRODES E308 AND E347 IN WELDING STAINLESS STEEL Type 304 RESISTANCE TO INTERGRANULAR CORROSION

Arham Dinal Nasution (6712040028)


Abstrak

Pada pengelasan stainless steel masih sering terjadi serangan korosi, dikarenakan pada pengelasan stainless steel terjadi pembentukan presipitasi karbida krom (Cr23C6) disebabkan oleh sensitisasi (weld decay). Pembentukan presipitasi karbida krom ini menyebabkan ketahanan korosi pada stainless steel berkurang. Unsur paduan Niobium (Nb) mempunyai afinitas yang sangat tinggi terhadap unsur Carbon (C). Pengaruh unsur Nb pada pengelasan stainless steel ini dapat menahan karbon tetap stabil menjadi niobium carbide, dengan demikian mampu memperbaiki ketahanan terhadap korosi intergranular. Pada elektroda dengan spesifikasi AWS E347 ini menyebutkan bahwa ada penambahan unsur paduan niobium (Nb) yang mampu menstabilkan karbida yang bertujuan untuk menekan korosi pada batas butir yang mengalami sensitisasi. Pada penelitian ini akan diketahui seberapa signifikan pengaruh elektroda dengan paduan unsur niobium (Nb) dan proses solution treatment terhadap ketahanan korosi intergranular. Hasil pengujian korosi potensiostat menunjukkan laju korosi pada variable elektroda E308 dengan proses sulution treatment paling rendah dengan nilai 0,263 mmpy dibandingkan variable elektroda E347 dengan nilai 1,285 mmpy. Pada pengujian SEM morfologi stuktur pada variable elektroda E347 cukup signifikan mengurangi endapan karbida krom pada batas butir dibandingkan pada variable dengan pengelasan menggunakan elektroda E308 tanpa metode solution treatment. Ini dibuktikan dengan kadar karbon pada pengujian EDX dengan variable elektroda E347 lebih rendah dengan nilai 1,7% C dari pada variable elektroda E308 tanpa proses solution treatment dengan nilai 6% C pada titik yang diduga endapan karbida krom. Kata kunci : Pengelasan, stainless steel, pengaruh unsur paduan niobium, solution treatment, korosi intergranular, potensiostat, SEM dan EDX


Abstract

Welding stainless steel are often the corrosion attack caused by welding stainless steel has be formed the precipitation carbide chrome (Cr23C6) caused by sensitization (weld decay). The formation of precipitation carbide chrome it caused corrosion on security stainless steel reduced. Alloying elements niobium (Nb) have very high affinity for the carbon (C). Influence on the element Nb welding stainless steel it could hold carbon remain stable be niobium carbide, thus able to improve resistance to intergranular corrosion. On electrodes the AWS E347 specifications mentioned that there are additional alloying element niobium (Nb) which is capable of stabilizing carbides which aims to reduce corrosion at the grain boundaries undergo sensitization thus able to improve resistance to intergranular corrosion. In this experiment will be known how significant the effect of the electrode with alloy element niobium (Nb) and the solution treatment against intergranular corrosion resistance. Potentiostat corrosion testing results show the corrosion rate on variable electrode E308 with sulution treatment the lowest value is 0.263 mmpy compared with the variable electrode E347 value is 1,285 mmpy. In the SEM examination of morphological structures in the variable electrode E347 significantly reduce chromium carbide precipitates at grain boundaries in comparison with a variable with electrodes E308 without solution treatment methods. This is evidenced by the carbon content of the test EDX with variable electrode E347is lower by 1.7% C value of the variable electrode E308 without solution treatment process with a value of 6% C at the point the allegedly precipitated chromium carbide Key words : welding, stainless steel, the effect alloying elements niobium, solution treatment, intergranular corrosion, potentiostat, SEM and EDX


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Muhamad Ari
Dosen Pembimbing 2 : Adhi Setiawan

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.