PENGARUH KUAT ARUS GOUGING PADA HASIL SAMBUNGAN PENGELASAN MATERIAL KI-A TERHADAP KETANGGUHAN, KEKERASAN, DAN STRUKTUR MIKRO

EFFECT GOUGING CURRENT ON WELDING CONNECTION RESULT OF MATERIAL KI-A TOWARDS TOUGHNESS, HARDNESS, AND MICRO STRUCTURE

Rizky Iqbal Reza Pahlevi (6712040027)


Abstrak

Proses reparasi kapal sering kali mengerjakan order pekerjaan tentang replating baik pada bagian lambung atau bottom kapal. Pada proses pengerjaannya juga dilakukan proses pengelasan tanpa kampuh atau menggunakan kampuh I. Agar hasil sambungan pengelasan sempurna maka dilakukan proses gouging untuk mempermudah dan mempertemukan alur las yang dilakukan di kedua sisi desain sambungan. Pada pelaksanaannya sering kali arus yang dilakukan untuk gouging tidak diperhitungkan sehingga terjadi masalah pada saat proses gouging dilakukan khususnya mengenai arus yang digunakan. Pada penelitian tugas akhir ini menggunakan 3 variasi kuat arus gouging yang berbeda yaitu gouging dengan arus 230 A, 250 A, dan 270 A. Ketiga arus ini diambil berdasarkan pada rentang arus listrik yang dapat dipakai pada elektroda nikko steel gouging. Pada proses pengelasan menggunakan pengelasan SMAW lalu dilakukan gouging pada sisi sebaliknya dan dilakukan pengelasan untuk memenuhi kampuh yang ada. Setelah proses pengelasan selesai dan dilakukan dengan beberapa prosedur pengelasan maka dilaksanakan beberapa pengujian. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian ketangguhan, pengujian kekerasan, dan pengujian struktur mikro. Proses penelitian ini diketahui hasil pengujian ketangguhan dengan harga impak tertinggi adalah 1.66 Joule/mm2 pada arus gouging 230 A dan harga impak terendah adalah 0.20 Joule/mm2 pada arus gouging 270 A. Hal ini menunjukkan mekanisme perpatahan lebih mudah terjadi pada arus atau masukan panas yang lebih tinggi, karena semakin tinggi arus maka energi yang diperlukan semakin kecil. Untuk hasil pengujian kekerasan dengan nilai kekerasan tertinggi adalah 186.17 HVN pada arus gouging 270 A daerah weld metal. Sedangkan nilai kekerasan paling rendah adalah 126.47 HVN pada arus gouging 230 A daerah base metal. Hasil pengujian ini memperlihatkan bahwa terjadinya masukan panas yang berbeda memperlihatkan hasil kekerasan yang berbeda pula. Pada daerah weld metal terjadi masukan panas yang paling tinggi sehingga merubah komposisi atau unsur-unsur yang memberikan kekerasan yang berlebih. Pada hasil pengujian struktur mikro memperlihatkan bahwa meningkatnya arus gouging atau masukan panas maka terjadi pengkasaran butir atau terbentuk butir lebih besar yang mempengaruhi hasil ketangguhan dan kekerasan. Kata kunci: gouging, kuat arus, ketangguhan, kekerasan, struktur mikro


Abstract

Ship repair process often working on an order of replating good job on the hull or bottom of the ship. In the course of the work was also done without a seam welding process or use the seam I. To ensure perfect welding connection is carried gouging processes to simplify and bring groove weld is done on both sides of the connection design. In the current implementation is often performed for gouging is not taken into account so that a problem occurs during the process of gouging be done, especially regarding current use. In this research using three variations of strong currents at a different gouging. Gouging with a current of 230 A, 250 A and 270 A. The third stream is taken based on a range of electrical current that can be used on nikko steel gouging electrodes. In the welding process using SMAW welding combination is then performed on the reverse side gouging and welding to meet the existing seam. After the welding process is done with some welding procedure then carried out some testing. This experiment is testing the toughness, hardness testing, and testing of micro structure. The process of this research note toughness test results with the highest impact price is 1.66 Joule / mm2 at currents of 230 A and price gouging lowest impact is 0:20 Joule / mm2 at gouging current 270 A. It shows the fracture mechanism is more apt to occur in current or heat input higher, due to the higher currents required then the energy is getting smaller. For hardness testing results with the highest hardness value is 186.17 HVN on gouging current 270 A metal weld area. While most low hardness value is 126.47 HVN on gouging current 230 A regional base metal. The result of this testing show that the heat input of different hardness showed different results. In the area of heat input weld metal occurs most higher then alter the composition or elements that give excessive violence. At the micro-structure test results show that the increasing flow of gouging or heat input then occurs coarsening of grain or grains formed larger influence the outcome of toughness and hardness. Keywords: gouging, current, toughness, hardness, micro structure


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Soeweify
Dosen Pembimbing 2 : Imam Khoirul Rohmat

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.