ANALISA PENGARUH VARIASI KUAT ARUS DAN WAKTU TAHAN DI AKHIR (PEAK END) PENGELASAN TERHADAP TERJADINYA RETAK KAWAH (CRATER CRACK) PADA MATERIAL ALUMINIUM SERI 6061

AN ANALYSIS OF THE VARIATIONS INFLUENCE OF THE CURRENT STRENGTH AND HOLDING TIME AT THE END (PEAK END) OF WELDING TO WORD THE OCCURRENCE OF CRATER CRACK OF ALUMINIUM MATERIAL SERIES 6061

Muhamad Bintang Bayu Kusuma (6712040022)


Abstrak

Aluminium adalah logam nonferrous yang ringan tetapi kuat dan memiliki ketahanan korosi yang sangat baik. Hal inilah yang membuat aluminium banyak diaplikasikan di berbagai bidang industri terutama otomotif dan perkapalan. Salah satu jenis aluminium yang sering digunakan adalah aluminium 6061. Aluminium seri 6061 mempunyai sifat yang kurang baik bila dilakukan pengelasan yaitu terjadinya retak kawah bila mengalami proses pendinginan yang cepat. Pada penelitian ini dilakukan pengelasan GMAW dengan mengatur dua variasi yaitu kuat arus 200A, 225A dan 250A serta waktu tahan diakhir pengelasan selama 0 detik, 3 detik dan 6 detik untuk menghindari pendinginan yang cepat. Berdasarkan hasil pengujian visual didapatkan semakin cepat waktu tahan diakhir pengelasan menyebabkan terjadinya cekungan yang lebih dalam. Hasil pengamatan SEM menunjukkan terjadinya retak kawah diakhir pengelasan pada waktu tahan 0 detik di semua variasi kuat arus dan waktu tahan 3 detik pada kuat arus 200A. Sedangkan untuk hasil pengujian makro, penetrasi terdalam terdapat pada kuat arus 250A dengan waktu tahan 3 detik serta penetrasi terendah terdapat pada kuat arus 200A dengan waktu tahan 3 detik. Kata Kunci : pengelasan, GMAW, aluminium 6061, retak kawah, SEM, makro etsa.


Abstract

Aluminium is a nonferrous metal which is lightweight but strong and have excellent corrosion resistance. This makes aluminum widely applied in various fields, especially the automotive and shipbuilding industries. One type of aluminum that is often used is aluminium 6061. Aluminum 6061 has properties that are less well when welding that is the crater crack when occurred the process of rapid cooling. In this research, performed welding GMAW by arranging two variations, that is strong current 200A, 225A and 250A and the holding time at the end of welding for 0 seconds, 3 seconds and 6 seconds to avoid rapid cooling. Based on test results obtained visually the faster the holding time at the end of the welding causes deeper concavity. The results of SEM observation showed the crater cracking at the end of the welding on the holding time of 0 seconds in all variations of strong currents and a holding time 3 seconds at 200A strong current. As for the macro test results, the deepest penetration found in the strong currents 250A holding time 3 seconds and penetration was lowest for the strong currents 200A holding time 3 seconds. Keywords: welding, GMAW, aluminium 6061, crater crack, SEM, macro etsa.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Imam Khoirul Rohmat
Dosen Pembimbing 2 : M.Syaiful Amri

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.