Analisa Kuat Arus Pengelasan FCAW Terhadap Ferrite Content Dan Stress Corrosion Cracking Pada Material SA 240 Type 304

ANALYSIS A CURRENT OF WELDING FCAW TO FERRITE CONTENT AND STRESS CORROSION CRACKING IN MATERIAL SA 240 TYPE 304

Fery Dwi Agustiawan (6712040015)


Abstrak

Pengelasan stainless steel atau baja tahan karat jenis austenitic sering mengalami retak khususnya stress corrosion cracking yang diakibatkan oleh kurangnya kandungan ferit pada logam las. Stress corrosion cracking ini merupakan retak yang terjadi karena adanya tegangan pada bahan yang bekerja pada lingkungan yang korosif. Kuat arus pada pengelasan FCAW akan berpengaruh terhadap kandungan ferit pada logam las. Pada penelitian ini akan diketahui bagaimana hasil perbedaan kuat arus pengelasan FCAW terhadap kandungan ferit dan stress corrosion cracking pada logam las. Hasil pengujian kandungan ferit dengan menggunakan ferrite scope didapatkan bahwa kuat arus 200 A menghasilkan kandungan ferit sebesar 10,4%, kuat arus 150 A menghasilkan kandungan ferit sebesar 9,4% dan pada kuat arus 100 A menghasilkan kandungan ferit sebesar 7,5%. Pada pengujian stress corrosion cracking didapatkan adanya retak pada spesimen yang memiliki kandungan ferit paling sedikit. Pada pengujian kekerasan didapatkan nilai kekerasan tertinggi adalah spesimen yang dilas menggunakan kuat arus tinggi, hal ini dikarenakan masukan panas yang tinggi menyebabkan kandungan ferit tinggi dan butiran menjadi halus sehingga mengakibatkan nilai kekerasannya tinggi. Pada pengujian mikro struktur didapatkan bahwa kuat arus yang tinggi memiliki struktur butiran yang halus dan fasa yang banyak terbentuk adalah fasa ferit. Kata kunci : Pengelasan FCAW, stainless steel jenis austenitic, kandungan ferit, stress corrosion cracking, pengujian kekerasan dan struktur mikro.


Abstract

Welding stainless steel or austenitic stainless steel types are often fractured in particular stress corrosion cracking caused by the lack of ferrite content in the weld metal. Stress corrosion cracking is a crack that occurs because of the stress on materials that service in a corrosive environment. High currents on FCAW welding will affect the ferrite content in the weld metal. In this study will be known how the difference high current FCAW welding at the ferrite content and stress corrosion cracking in weld metal. The results of ferrite content test by using ferrite scope ferrite was found that the currents of 200 A produces ferrite content of 10.4%, a current of 150 A produce of 9.4% ferrite content and the currents of 100 A to produce the ferrite content of 7.5%. At testing stress corrosion cracking earned their crack at the specimens that contain the least amount of ferrite. In testing the hardness values obtained the highest hardness is welded specimens using high current, this is due to high heat input causes a high ferrite content and grain as be smooth resulting in the hardness high values. At the micro-structural examination it was found that a high current has a fine grain structure and phase lots are formed ferrite phase. Keywords : Welding FCAW, stainless steel type austenitic, ferrite content, stress corrosion cracking, hardness test and micro structure.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Soeweify
Dosen Pembimbing 2 : Imam Khoirul Rohmat

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.