ANALISA PENGGUNAAN ELEKTRODA E308MO DAN E316 PADA PENGELASAN SA 240 TYPE 316 TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN LAJU PITTING CORROSION

ANALYSIS ON THE USE OF ELECTRODE E308M0 AND E316 TO STAINLESS STEEL TYPE 316 WELDING TO MICRO STRUCTURE AND PITTING CORROSION VELOCITY

Imam Fathoni (6712040012)


Abstrak

Perkembangan dalam industri sangatlah berkembang dengan pesat. Banyak industri yang menggunakan austenitic steel sebagai bahan pembuatan tangki atau obat-obatan kimia karena baja jenis austenitic stainless steel memiliki ketahanan korosi yang baik. Dalam proses pengelasan heat input yang dihasilkan sangatlah penting karena dapat mempengaruhi daerah HAZ. Pada daerah HAZ ini dapat mempengaruhi ketahanan serangan pitting corrosion. Penelitian ini menggunakan material plate SA 240 tipe 316 dengan tebal 6mm. Pengelasan dilakukan dengan posisi 1G. Penelitian dilakukan dengan mengetahui hasil laju korosi pitting dengan metode immersion mengacu standart ASTM G48 dan evaluasi pitting berdasarkan G46 untuk mengetahui densitas, size, depth dan shape dan uji metalografi mikro hasil pengelasan yang menggunakan variasi elektroda yang berbeda. Dari hasil uji metalografi mikro, diketahui bahwa E316 dan E308Mo memiliki struktur delta ferit dan austenit. Berdasarkan hasil penelitian ini ditemukan bahwa penggunaan E308Mo quenching memberikan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan variasi yang lain. Nilai rata-rata laju korosi sebesar 6,5632 mmpy sedangkan laju korosi tertinggi sebesar 11,8526 mmpy. Dari hasil evaluasi pitting untuk densitas, ukuran, dan kedalaman terdapat perbedaan nilai tetapi masih dalam rating yang sama, sedangan untuk bentuk setiap spesimen memiliki bentuk yang bervariasi tetapi bentuk subsurface banyak ditemukan. Kata kunci: pitting corrosion, austenitic stainlees steel, immersion, quenching


Abstract

The development in industry is extremely fast. There are many industries using austenitic steel as the component to build tank or chemical based medicine because austenitic stainless steel has a good resistance toward corrosion. In the welding process, the heat input produced is tremendously important because it may affect the HAZ area. In this HAZ area can affect the resistance against the pitting corrosion incursion. This research is using plate SA 240 type 316 materials which are 6 mm thick. The welding process is done in IG position. This research is conducted by knowing the result of corrosion pitting velocity through immersion method referring to ASTM G48 standard and pitting evaluation based on G46 to identify the density, size, depth, and shape as well as micro metallographic examination toward the welding result which use different electrode variations. From the result of micro metallographic examination, it is known that E316 and E308Mo have delta ferrite and austenite structure. Based on this research, it is found that the use of E308Mo quenching gives better result compared to other variations. The average corrosion velocity is at 6,5632 mmpy while the highest corrosion velocity is at 11,8526 mmpy. From the result of pitting evaluation for density, size, and depth, there are difference in value, but still in the same ratting while for the shape of each specimen varies, though subsurface forms are common to be found Keywords: pitting corrosion, austenitic stainless steel, immersion, quenching


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Bachtiar
Dosen Pembimbing 2 : Zuhri Noor

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.