ANALISA VARIASI KETEBALAN MATERIAL DAN INTERPASS TEMPERATURE PADA TEMPER BEAD WELDING TERHADAP NILAI IMPACT DAN STRUKTUR MIKRO DENGAN PROSES LAS SMAW

Variation Analysis of Material Thickness and Interpass Temperature on Temper Bead Welding towards Value Impact and Microstructure with SMAW Process

Edo Dwi Pangarso (6712040011)


Abstrak

Pengelasan dengan menggunakan teknik temper bead sudah banyak berkembang. Pada perkembangannya dengan menggunakan teknik pengelasan temper bead, proses perlakuan panas setelah pengelasan yaitu PWHT tidak harus digunakan lagi. Dalam pengelasan acuan atau standart sangat penting,contoh nya AWS D1.1 yang salah satu contoh di dalamnya mengatur tentang minimum interpass temperature dimana semakin tebal material memiliki interpass temperature yang tinggi. Dalam penilitian ini akan melihat besarnya nilai impact dan struktur mikro yang terjadi pada pengelasan dengan material tebal 40mm interpass 50?C, material tebal 40mm interpass 100?C, material tebal 25mm interpass 100?C, material tebal 25mm interpass 50?C. Material yang digunakan adalah SA 36 dengan proses pengelasan SMAW. Pada penelitian ini digunakan teknik temper bead guna lebih memaksimalkan hasil pengelasan saat dilakukan pengujian. Pengujian yang dilakukan yaitu uji impact pada fusion line dan HAZ dan uji mikro dimana uji ini bisa melihat nilai impact dari pengelasan dengan menggunakan temper bead dan penambahan interpass temperature. Hasil nilai impact dari pengujian ini nilai impact terendah pada weld metal temperatur normal(25?C) yaitu 1,54 J/mm? pada material tebal 25mm interpass 100?C sedangkan tetinggi pada material tebal 40mm dengan interpass 50?C dengan 1,68 J/mm?,pada daerah fusion line nilai terendah yaitu 1,56 J/mm? pada material tebal 25mm interpass 100?C sedangkan tetinggi pada material tebal 40mm dengan interpass 100?C dengan 1,77 J/mm?. Untuk nilai terendah pada temperatur rendah (-20?C) yaitu 1,13 J/mm? pada material tebal 25mm interpass 100?C sedangkan tetinggi pada material tebal 40mm dengan interpass 50?C dengan 1,26 J/mm? sedangkan pada daeah fusion line nilai terendah yaitu 0,83J /mm? juga pada material tebal 25mm interpass 100?C, sedangkan nilai tertinggi pada material tebal 40mm dengan interpass 100?C dengan 1,02 J/mm?. Hasil dari impact tersebut juga berbanding lurus dengan struktur mikro dari spesimen, untuk struktur mikro yang paling bagus pada material tebal 40mm dengan interpass 100?C sedangkan struktur mikro yang kurang bagus pada material tebal 25mm dengan interpass 100?C. Kata kunci : temper bead, interpass temperature, pengelasan SMAW, impact test, mikro test.


Abstract

Welding using bead tempering technique already widely grown . In development by using temper bead welding techniques , heat treatment process after welding is PWHT should not be used anymore . In welding standard is very important , the example of AWS D1.1 is one example in which regulates the minimum interpass temperature where the thicker the material has a high interpass temperature. In this research will look at the value of impact and microstructure that occurs in the welded 40mm thick material interpass 50?C, 40mm thick material interpass 100?C , 25mm thick material interpass 100?C, 25mm thick material interpass 50?C . The material used is SA 36 with SMAW welding process . In this experiment, tempering bead technique in order to maximize the welding results when tested . Tests were done of the impact test and the fusion line and HAZ micro test where the test is able to see the impact of using a welding bead tempering and the addition of interpass temperature. The results of the impact of this test the value of the lowest impact on the weld metal normal temperature (25?C) is 1.54 J / mm? at 25mm thick material interpass 100?C while the centipede on 40mm thick material with interpass 50?C by 1.68 J / mm?, the fusion line area is the lowest value of 1.56 J / mm? at 25mm thick material interpass 100?C while the centipede on 40mm thick material with interpass 100?C with a 1.77 J / mm?. For the lowest value at low temperatures (-20?C) is 1.13 J / mm? at 25mm thick material interpass 100?C while the centipede on 40mm thick material with interpass 50?C by 1.26 J / mm? while the fusion line elapsed areas in its low point 0,83J / mm? also on 25mm thick material interpass 100?C, while the highest value on 40mm thick material with interpass 100?C with 1.02 J / mm?. The results of the impact is also directly proportional to the microstructure of specimens, for the microstructure of the most good at 40mm thick material with interpass 100?C while the microstructure that is less good at 25mm thick material with interpass 100?C. Keyword : temper bead, interpass temperature, SMAW process, impact test, mikro test


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Bachtiar
Dosen Pembimbing 2 : Zuhri Noor

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.