PENGARUH FLUIDA DAN SOURCE FILM DISTANCE TERHADAP NILAI DENSITAS SERTA SENSITIVITAS FILM PADA UNDERWATER INSPECTION DALAM PENGUJIAN RADIOGRAFI

FLUIDA AND SOURCE FILM DISTANCE INFLUENCE TOWARDS DENSITY VALUE WITH SENSITIVITY RADIOGRAPH TO UNDERWATER INSPECTION IN RADIOGRAPHY TESTING

Ariyok Putro Sadewo (6712040005)


Abstrak

ABSTRAK Dalam integritas suatu instalasi atau kontruksi memerluan suatu pemeriksaan berkala pada tahap kontruksi ataupun sewaktu beroperasi. Dengan berjalannya waktu, lingkungan, dan kondisi bahan akan berubah selaras dengan beban pemakaian didunia fabrikasi terutama pada pipeline tidak lepas dari suatu tindakan inspeksi menggunakan pemeriksaan tanpa merusak yang salah satunya pengujian radiografi. Pada umumnya dan menjadi kewajiban untuk suatu pekerjaan pipeline akan memerlukan pemeliharaan berkala pada pipa-pipa yang sedang beroperasi menyalurkan fluida ataupun gas berbagai macam kondisi pipeline di lapangan. Pada penelitian ini menggunakan gamma-ray Ir-192, dengan aktivitas sumber 42,37 curie, dengan kondisi underwater dan normal menggunakan metode double wall single viewing contact (120 mm) dan double wall single viewing non contact (240 mm dan 360 mm) dengan menggunakan perlakuan yang sama hanya saja exposure time disesuakan dengan formula perhitungan dari ASME Sec. V 2015. Dari penelitian ini diketahui bahwa kondisi berbagai source film distance kondisi underwater berpengaruh terhadap densitas dan sensitivitas. Hanya pada pengujian kondisi normal pipa yang didalmnya tidak terdapat air dengan exposure time normal saja yang dapat masuk syarat keberterimaan ASME Sec. V 2015 dengan nilai densitas rata-rata 2,99 dan dapat muncul 6 wire namun untuk kondisi underwater tidak satupun yang dapat masuk syarat keberterimaan. Lalu diadakannya penambahan exposure time sebesar 2X,3X dan menggunakan exposure factor changing density. Setelah semua didapat densitas dan sensitivitas terjadi suatu hal yang tak terduga diluar hipotesa pada variabel contact (No Fluida in Pipe) dan contact (Fluida in Pipe) dengan kondisi underwater memiliki hasil nilai rata-rata densitas yang lebih tinggi yaitu percobaan 1 pada contact (No Fluida in Pipe) 4,29 muncul 6 wire, contact (Fluida in Pipe) 2,67 muncul 5 wire percobaan 2 pada contact (No Fluida in Pipe) 3,81 muncul 6 wire, contact (Fluida in Pipe) 2,83 muncul 5 wire. Namun pada kondisi normal memiliki hasil nilai rata-rata densitas yaitu percobaan 1 pada contact (No Fluida in Pipe) 2,99 muncul 6 wire, contact (Fluida in Pipe) 2,38 muncul 5 wire percobaan 2 pada contact (No Fluida in Pipe) 3,04 muncul 6 wire, contact (Fluida in Pipe) 2,57 muncul 5 wire. . Kata kunci: Contact, non contact, source film distance, exposure time, underwater


Abstract

ABSTRACT In the integrity of an installation or construction requires a regular inspection at the construction stage or during operation. With the passage of time, environment and material conditions will change according the usage assessment in the world of fabrication, especially in the pipeline can not be separated from an act of inspection without damaging it wich one is radiographic testing. In general, and become a liability for a pipeline jobs will require periodic maintenance on the pipes that are being operated to distribute the fluid or gas in a wide variety of pipelines condition in field. In this research using gamma-ray Ir-192, with 42,37 curie source activity, under normal and underwater condition using the method of double wall single viewing contact (120 mm) and double wall single viewing non contact (240 mm and 360 mm) by using the same treatment except that exposure time adjusted to the calculation formula from ASME Sec. V 2015. From this research it is known that the condition of the various source film distance with underwater conditions affect the density and sensitivity values. Only the testing in normal consditions pipe which is there is no water in it at normal exposure time can meet the requirements of ASME Sec. V 2015 with an average density value of 2,99 and be able to emerge 6 wire but none for underwater conditions meet the requirements. Then the holding of additional exposure time by 2X,3X and using the exposure factor changing density. After obtained all density and sensitivity value occurs an unexpected thing outside of hypotheses on the variable contact (No Fluid in Pipe) and contact (Fluid in Pipe) with underwater condition have the higher result of the average value of density that experiment 1 at contact (no fluid in Pipe) 4.29 appear 6 wires, contact (fluid in Pipe) to 2.67 appear 5 wires, experiment 2 at contact (No fluid in Pipe) 3.81 appear 6 wires, contact (fluid in Pipe) 2.83 appear 5 wires. But in normal conditions have the result of the average value of density that experiment 1 at contact (No Fluid in Pipe) 2.99 appear 6 wires, contact (Fluid in Pipe) 2.38 appear 5 wires, experiment 2 at contact (No Fluid in Pipe ) 3.04 appear 6 wires, contact (Fluid in Pipe) 2.57 appear 5 wires. Keywords : Contact, non contact, source film distance, exposure time, underwater


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Mohammad Thoriq Wahyudi
Dosen Pembimbing 2 : Mukhlis

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.